Heboh, Protokoler persoalkan Spanduk Konfercab PCNU Karena Tak Ada Poto Walikota Tanjungbalai

Sugiatmo - Minggu, 23 Juli 2023 20:56 WIB
Heboh, Protokoler persoalkan Spanduk Konfercab PCNU Karena Tak Ada Poto Walikota Tanjungbalai
analisamedan/sugiatmo
Spanduk Konfercab yang dipersoalkan protokoler Walikota Tanjungbalai

analisamedan.com - Suasana Konferensi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tanjungbalai mendadak heboh, Sabtu (22/7/2023) malam.

Pasalnya saat acara yang dilangsungkan di pendopo rumah dinas walikota akan dimulai, salah seorang protokoler walikota memerintahkan untuk membuka spanduk konferensi yang terpampang di lokasi acara.

"Buka-buka sepanduk itu," perintah salah seorang perempuan yang merupakan protokoler Walikota Tanjungbalai. Empat pria berpawakan sedang langsug menarik sepanduk dan sedikit terlepas.

Panitia pelaksana, termasuk Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara, H Zulkifli Sitorus MA berusaha menghalangi dan melakukan negoisasi.

Terucap dari protokoler pencopotan spanduk konferensi karena tidak ada poto Walikota Tanjungbalai H Waris Tholib S.Ag,MM. "Saya yang dimarahi pak wali gara-gara ini," jelas protokoler.

Usaha pencopotan spanduk itu juga sempat disaksikan Ketua PWNU Sumut H Marahalim Harahap dan rombongan beserta tamu undangan yang sudah hadir.

Akibat insden ini, rombongan PWNU Sumut meninggalkan lokasi acara. Begitu juga Walikota Tanjungbalai H Waris Tholib S.Ag,MM meninggalkan rumah dinas melalui pintu samping.

Konfirmasi salah seorang ajudan walikota di rumah dinas, walikota keluar sebentar menghadiri undangan.

"Pak wali izin sebentar menghadiri undangan nanti kembali lagi," ujar ajudan.

Namun sesaat kemudian ajudan menyampaikan kepada panitia konferensi bahwa walikota batal hadir dan menugaskan kepala inpektorat untuk mewakilinya.

Suasana di lokasi konferensi mulai tidak kondusif dan panitia merasa tidak nyaman atas peristiwa itu.

Setelah dilakukan musyawarah antara panitia konferensi, tim karteker PCNU Kota Tanjungbalai, dan para pengurus Mejelis Wilayah Cabang (MWC) NU se Kota Tanjungbalai, maka acara direlokasi.

Dengan keputusan itu Ketua Panitia Konferensi Dr Mulyadi didampingi karteker dan pengurus wilayah menyampaikan kepada tamu undangan bahwa acara konferensi direlokasi.

"Atas nama panitia konferensi dan pengurus wilayah Nahdlatul Ulama, kami mohon maaf karena acara konferensi yang seyogyanya digelar di pendopo rumah dinas walikota direlokasi," ujar Mulyadi.

Saat dikonfirmasi wartawan usai menyampaikan pengumuman acara konferensi direlokasi, Ketua Panitia Mulyadi mengatakan karena alasan ketidak nyamanan. "Ini atas petunjuk pengurus wilayah. Tidak ada masalah hanya ketidak nyamanan saja acara ini direlokasi," ujar Mulyadi singkat.

Atas insiden itu, acara Konfercab PCNU Kota Tanjungbalai direlokasi ke salah satu rumah makan Kota Tanjungbalai. Panitia memboyong seluruh perlengkapan konferensi termasuk spanduk yang dipersoalkan ke lokasi yang baru.

Dalam konferensi ke IX PCNU Kota Tanjungbalai yang dihadiri 5 pengurus MWC dari 6 MWC di Kota Tanjungbalai terpilih H Hajarul Aswadi SPdi sebagai Rois Suryah PCNU Kota Tanjungbalai priode 2023-2028.

Kemudian Dr Mulyadi MHI terpilih sebagai Ketua Tanfiziah PCNU Kota Tanjungbalai.

Konferensi dihadiri Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Utara, KH Marahalim Harahap, M.Hum, dan Sekretaris H Zulkifli Sitorus MA.

Saat membuka konferensi, Sekretaris PWNU Sumut, H Zulkifli Sitorus menyampaikan, konferensi yang digelar diharap berjalan kondusif dan menghasilkan kepengurusan yang mampu membesarkan NU di Kota Tanjungbalai.

Setelah dibuka, konferensi dilanjutkan dengan sidang pleno I hingga IV. Pada sidang Pleno III dalam agenda pemilihan Rois, terpilih H Hajarul Aswadi SPdi, dan Ketua Tanfiziah PCNU Kota Tanjungbalai Dr Mulyadi M.HI masa khidmat 2023-2028.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru