Kisah Rizky Sakinah Purba, Sempat Curhat dengan Jokowi Kini Lulus PPPK
"Saya tahu menjadi honorer itu penuh tantangan. Tapi melihat senyum dan semangat siswa-siswa saya, semua itu terbayar," ujarnya.
Namun, biaya hidup yang semakin meningkat mendorong Rizky untuk mencari penghasilan tambahan. Ia mulai mengajar les privat di Be Smart Course, tempat ia membimbing siswa dalam pelajaran seperti Matematika dan Mengaji."Kadang saya harus berpindah dari madrasah ke tempat les tanpa jeda waktu. Capek, tapi senang karena saya bisa membantu siswa lebih memahami pelajaran," katanya.
Di sela-sela kesibukannya sebagai guru, Rizky juga memanfaatkan waktu luang untuk berkarya. Ia memiliki hobi membuat prakarya dari barang bekas. Salah satu karyanya yang paling populer adalah pot bunga dari ban bekas. Dengan kreativitasnya, Rizky berhasil mengubah limbah menjadi produk yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.
"Saya ingin memberikan contoh kepada siswa bahwa barang bekas pun bisa menjadi sesuatu yang berguna jika kita kreatif. Selain itu, ini juga salah satu cara untuk menjaga lingkungan," jelasnya.
UINSU Kembali Cetak Guru Besar, Rektor : Harus Mampu Menjadi “Mercusuar Peradaban”
Guru Besar UIN Sumut Hasrat Efendi Samosir: Partai Politik Harus Adaptif di Era Digital
Dari “Profesor Berita” ke Guru Besar: Jalan Sunyi Anang Anas Azhar Mengembalikan Etika Politik
Dua Akademisi UIN Sumut Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Tegaskan Peran Ilmu Hadapi Tantangan Zaman
Susunan Pengurus MUI Kota Medan Priode 2026-2031