Pelita Kecil dari Padang Lawas, Perjalanan Iman Guru Mahmudin
analisamedan.com -Di sebuah desa di Padang Lawas, suara sepeda motor tua kerap terdengar menyusuri jalanan berbatu. Bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi perjalanan seorang guru bernama Mahmudin Ali Syukur Siregar yang mengabdikan hidupnya untuk menyalakan cahaya iman di hati masyarakat.
Mahmudin adalah guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Padang Lawas, kini berstatus ASN PPPK. Namun, baginya, profesi guru hanyalah salah satu jalan untuk mengabdi. Lebih dari itu, ia adalah sosok yang menyalurkan ilmunya ke berbagai desa, menjadi khatib, penceramah, hingga pengisi wirid Yasin.
Hari itu, Rabu (10/9/2025), selepas azan Zuhur, Mahmudin hanya sempat berganti pakaian. Sepeda motornya sudah menunggu di depan rumah. Dengan tekad yang mantap, ia menembus jalan desa menuju Kecamatan Barumun Tengah untuk menghadiri wirid Yasin rutin.
Tema yang ia bawakan kali ini adalah Siksa Kubur dan Amalan yang Meringankannya. Dengan bahasa yang sederhana, ia mengingatkan jamaah tentang pentingnya zikir, salat, sedekah, membaca Al-Qur'an, dan menjaga silaturahmi. Meski berat, penyampaiannya lembut dan mudah dipahami, membuat jamaah larut dalam keheningan dan perenungan.
Rapat Dengan Dewan Pendidikan, Bupati Deli Serdang Setujui Diklat Guru dan Kepala Sekolah Berbasis BNSP
SK Kepengurusan Golkar Sumut Terbit, Andar Amin Harahap Resmi Pimpin DPD Golkar Sumut
Guru Agama Kristen SDN 105309 Rambung Baru Belum Dipanggil PPG, Dewan Pendidikan Deli Serdang Soroti Anggaran dan Kondisi Sekolah
Bu Guru Desi Yang "Cubit" Siswa di Tapsel Dinonaktifkan dan Siswa Pindah Sekolah. Berikut Kronologinya Lengkapnya
Santri Madrasah Aliyah Bina Santri Medan 100 Persen Masuk PTN