400 Hektar Sawah dan 9 Desa di Sidimpuan Alami Kekeringan, Terancam Gagal Panen
Amir Hamzah Harahap - Minggu, 21 Juli 2024 19:53 WIB
analisamedan.com -Sekitar 400 hektar sawah dan lahan pertanian di 9 Desa, Kecamatan Padangsidimpuan Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan mengalami kekeringan akibat jebolnya saluran irigasi yang mengaliri pertanian warga, Minggu (21/07/2024).
Bukan hanya lahan warga, 13 Masjid dan Mushala diwilayah tersebut juga mengalami krisis air yang sudah berlangsung berbulan-bulan.
Hal tersebut dikarenakan ambruknya saluran irigasi pertanian DI Ujung Gurap sepanjang 100 meter yang terletak di Kelurahan Batu Nadua Julu (Hapinis) diterjang longsor beberapa waktu lalu.
Akibatnya pasokan air yang mengaliri salurah pertanian seperti sawah dan kolam ikan warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani ini terancam gagal panen dan bangkrut.
Sedangkan krisis air tersebut sudah terjadi sejak akhir tahun 2023 lalu dan tak kunjung diperbaiki padahal wilayah ini menjadi salah satu lumbung beras Kota Padangsidimpuan.
Warga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah kerap melalukan gotongroyong yang dikoordinir oleh 9 Kepala Desa masing-masing untuk memperbaiki saluran irigasi itu.
Namun, tingkat kerusakan yang cukup parah saluran irigasi tersebut gagal diperbaiki masyarakat.
Kepada wartawan, Kepala Desa Ujung Gurap, Abdul Rahim Dalimunthe mengatakan, persoalan irigasi ini harus cepat direspon oleh pemerintah.
"Warga sudah sangat berharap pada pemerintah untuk segera turun tangan memperbaikinya. Karena kami sudah berulang kali gorong royong bersama sejumlah desa" Kata Abdul Rahim.
Jika tidak segera diperbaiki maka akan tejadi dampak yang lebih parah bahkan akan meningkatnya angka kemiskinan.
"Iya benar, masyarakat sudah mengeluh akibat gagal panen. Setiap hari saya selalu menerima keluhan kekeringan," ucapnya.
Diketahui, sejumlah Desa dan Kelurahan yang menjadi terdampak akibat kekeringan ini yakni; Kelurahan Batunadua Julu, Kelurahan Batunadua Jae, Desa Purwodadi, Desa Gunung Hasahatan, Desa Ujung Gurap, Desa Baruas, Desa Siloting, Desa Pudun Julu dan Desa Aek Tuhul.
Bukan hanya lahan warga, 13 Masjid dan Mushala diwilayah tersebut juga mengalami krisis air yang sudah berlangsung berbulan-bulan.
Hal tersebut dikarenakan ambruknya saluran irigasi pertanian DI Ujung Gurap sepanjang 100 meter yang terletak di Kelurahan Batu Nadua Julu (Hapinis) diterjang longsor beberapa waktu lalu.
Akibatnya pasokan air yang mengaliri salurah pertanian seperti sawah dan kolam ikan warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani ini terancam gagal panen dan bangkrut.
Sedangkan krisis air tersebut sudah terjadi sejak akhir tahun 2023 lalu dan tak kunjung diperbaiki padahal wilayah ini menjadi salah satu lumbung beras Kota Padangsidimpuan.
Warga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah kerap melalukan gotongroyong yang dikoordinir oleh 9 Kepala Desa masing-masing untuk memperbaiki saluran irigasi itu.
Namun, tingkat kerusakan yang cukup parah saluran irigasi tersebut gagal diperbaiki masyarakat.
Kepada wartawan, Kepala Desa Ujung Gurap, Abdul Rahim Dalimunthe mengatakan, persoalan irigasi ini harus cepat direspon oleh pemerintah.
"Warga sudah sangat berharap pada pemerintah untuk segera turun tangan memperbaikinya. Karena kami sudah berulang kali gorong royong bersama sejumlah desa" Kata Abdul Rahim.
Jika tidak segera diperbaiki maka akan tejadi dampak yang lebih parah bahkan akan meningkatnya angka kemiskinan.
"Iya benar, masyarakat sudah mengeluh akibat gagal panen. Setiap hari saya selalu menerima keluhan kekeringan," ucapnya.
Diketahui, sejumlah Desa dan Kelurahan yang menjadi terdampak akibat kekeringan ini yakni; Kelurahan Batunadua Julu, Kelurahan Batunadua Jae, Desa Purwodadi, Desa Gunung Hasahatan, Desa Ujung Gurap, Desa Baruas, Desa Siloting, Desa Pudun Julu dan Desa Aek Tuhul.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dilantik Jadi Camat, Andry Optimis Dukung Wujudkan Visi Padangsidimpuan Mantap
Keluhkan Jalan Silandit Makin Rusak Parah. Kadis PU: Sudah Anggarkan Rp.1,7 M Tahun Ini
Ditangan Ahmad Toib, Dominasi Piala MTQ Digeser Dari Kecamatan Padangsidimpuan Utara Ke Selatan
3 Camat dan Sejumlah Lurah di Padangsidimpuan Hari Ini Dilantik. Berikut Daftarnya
MTQ Ke-25 Ditutup, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Raih Juara Umum
Jelang Idul Adha, Walikota Letnan Serahkan Santunan Bagi Ahli Waris Korban Banjir
Komentar