Ancaman Bom di Pesawat Haji, Dirjen: Kemenag dan Saudia Jaga Ritme Penerbangan Jemaah

Gustan Pasaribu - Rabu, 18 Juni 2025 13:31 WIB
Ancaman Bom di Pesawat Haji, Dirjen: Kemenag dan Saudia Jaga Ritme Penerbangan Jemaah
analisamedan/dok
jemaah yang tergabung dalam kloter JKS 12 asal Kota Depok tengah diistirahatkan di hotel sekitar bandara, dengan dukungan konsumsi dan layanan lainnya.

analisamedan.com -Ancaman bom yang mengarah pada pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5276 rute Jeddah–Jakarta, yang membawa jemaah haji Indonesia, menjadi perhatian serius Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Akibat insiden tersebut, pesawat melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief, menyampaikan rasa syukurnya setelah menerima keterangan resmi dari Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Wishnu Hermawan Februanto, yang menyatakan bahwa hasil pemeriksaan tidak ditemukan benda mencurigakan atau bahan peledak di dalam pesawat.

"Alhamdulillah, pesawat dinyatakan steril dari ancaman bom. Kami bersyukur jemaah dalam kondisi selamat dan baik," ujar Hilman dari Makkah, Selasa (17/6/2025).

Hilman menegaskan bahwa PPIH Arab Saudi terus berkoordinasi dengan pihak Saudia Airlines untuk menjaga kelancaran dan ritme penerbangan jemaah haji Indonesia. Adapun terkait dengan prosedur keamanan di Bandara Kualanamu, ia menekankan bahwa hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan otoritas bandara, maskapai, dan kepolisian.

"Prosedur pengamanan kami serahkan sepenuhnya kepada otoritas Bandara Kualanamu dan pihak-pihak terkait," jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa pengecekan terhadap jemaah dan barang bawaan dilakukan sesuai dengan prosedur keamanan yang berlaku. Saat ini, jemaah yang tergabung dalam kloter JKS 12 asal Kota Depok tengah diistirahatkan di hotel sekitar bandara, dengan dukungan konsumsi dan layanan lainnya.

"Kemenag terus berkoordinasi dengan pihak Saudia Airlines agar jadwal penerbangan jemaah pada kelompok terbang berikutnya tetap berjalan sesuai rencana," tambahnya.

Hilman mengimbau agar seluruh jemaah tetap tenang, tidak panik, dan mempercayakan penanganan situasi kepada pihak berwenang.

"Kami berharap jemaah bisa segera kembali ke pangkuan keluarga dengan selamat, sehat, dan bahagia," tandasnya.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru