Basarnas Tetapkan Pencarian Bocah Hanyut di Sidimpuan Selama 7 Hari Kedepan

Amir Hamzah Harahap - Jumat, 10 Januari 2025 21:41 WIB
Basarnas Tetapkan Pencarian Bocah Hanyut di Sidimpuan Selama 7 Hari Kedepan
analisamedan.com -Pasca tenggelamnya anak berusia 7 tahun warga Lingkungan 1, Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpan pada Jum'at (10/01) Siang, Basarnas Tetapkan 7 hari pencarian.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tabagsel, M Rizal Rangkuti yang turun langsung ke lokasi mengungkapkan kepada keluarga dan media bahwa pihaknya akan bekerja sesuai SOP.

"Pencarian ini dimulai sejak hari ini dan malam ini kita sudah turun langsung. Maka kita tetapkan dan pastikan selama tujuh hari kedepan upaya pencarian korban, ditemukan ataupun tidak" Kata Kepala Basarnas, pada Jum'at (10/01) Malam.

Rizal Rangkuti melanjutkan, bahwa besok pukul 08.00 WIB personilnya bersama Tim SAR (Search and Rescue) akan memulai kembali dengan upaya menyisir dan menyelam.

"Saya mohon maaf karena terlambat hadir, sebab kantor kita di Madina. Tadi pihak masyarakat, TNI, Polri dan BPBD juga sudah turun. Dan besok pagi kembali kita lakukan pencarian dan tiga perahu sudah disiapkan termasuk menyisir hingga Bendungan Paya Sordang" Ungkapnya didampingi pihak Kepolisian, TNI, Kades dan BPBD Kota Padangsidimpuan.

Berita Sebelumnya

Hendak Bermain di Sungai, Bocah Berusia 7 Tahun Warga Padangsidimpuan Tenggelam

Muhammad Rafasa Adytia Purba, bocah berusia 7 tahun warga Lingkungan 1, Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpan dikabarkan hanyut dan tenggelam di Sungai, Jum'at (10/01/2025).

Dari keterangan warga, kronologi bermula ketika korban yang masih duduk di bangku kelas 1 SD ini seusai sholat Jum'at sekitar pukul 14.00 WIB hendak bermain di sungai Batang Angkola yang tak jauh dari kediamannya di belakang perumahan Grand Mutiara.

"Dari keterangan teman-temannya. Saat itu korban datang ke sungai seusai sholat Jum'at untuk bermain. Disitu sudah ada empat orang temannya yang usia lebih tua dari dia atau diatasnya. Dan korban lantas berjalan dipasir pinggir sungai" Kata salah seorang keluarga korban yang turut melakukan pencarian.

Lanjutnya, karena kontur sungai dengan kedalaman hingga 4 meter korban anak dari pasangan Seri Wahyuni (33) dan Wanda ini tenggelam dan sempat ditolong temannya.

"Saat korban berjalan dari pinggir sungai, Rafasa terbawa kekedalaman. Melihat itu temannya sempat menolong dan memangku korban dipundaknya agar tidak tenggelam. Naas korban tidak sampai kepinggir dan lalu tenggelam. Lantas kawannya panik dan meminta pertolongan warga" ucapnya sembari menunjukkan lokasi sungai yang hanya berjarak 30 meter dari pemukiman warga.

Sementara itu Kalaksa BPBD Kota Padangsidimpuan, Harnofil saat diwawancara di TKP terkait sejauh mana upaya pencarian yang dilakukan pihak BPBD memberikan jawaban yang tidak seharusnya.

"Anda butuh berita, Saya butuh ketenangan" Ungkapnya sembari meninggalkan awak media.

Hingga berita ini diturunkan, warga bersama pihak TNI, Kepolisian masih melakukan pencarian.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru