Keracunan MBG dan Pernyataan Menteri HAM: Saat Nyawa Rakyat Dikecilkan dalam Statistik

Gustan Pasaribu - Minggu, 05 Oktober 2025 10:28 WIB
Keracunan MBG dan Pernyataan Menteri HAM: Saat Nyawa Rakyat Dikecilkan dalam Statistik
dok.analisamedan.com
Founder Ethics of Care dan Anggota Komisi Yudisial 2015–2020, Farid Wajdi.

Farid juga mengkritik sikap Menteri HAM yang dinilai terlalu cepat menyimpulkan tanpa menunggu hasil investigasi resmi. "Komnas HAM masih menyelidiki kasus ini. Tapi Menteri sudah menutup ruang tafsir dengan menyatakan tidak ada pelanggaran HAM. Ini berbahaya, bisa menjadi tameng politik bagi pemerintah," kata Farid.

Lebih jauh, Farid mengingatkan bahwa cara pandang seperti ini berpotensi menormalisasi pelanggaran terhadap hak dasar rakyat. Ia menilai pemerintah terlalu sibuk membela program populis, sementara nyawa rakyat justru dipertaruhkan.

"Keracunan ratusan anak bukan sekadar kesalahan dapur. Ini alarm keras bagi negara untuk berhenti mempermainkan definisi HAM demi kepentingan politik," ujarnya.

Menurutnya, korban berhak atas perlindungan, pemulihan, dan jaminan agar insiden serupa tidak terulang kembali. "HAM berdiri di atas penghormatan terhadap setiap individu, bukan pada seberapa besar jumlah korban," tegasnya.

Farid menutup refleksinya dengan sindiran tajam terhadap pernyataan Pigai . "Seorang menteri yang seharusnya menjadi garda depan pembela HAM justru menjadi suara terkeras yang menolak melihatnya. Ini bukan sekadar salah tafsir, tetapi juga kegagalan moral."

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru