Kwarcab Pramuka Medan Sukses Jalin Kesepakatan Bersama Perhimpunan Internasional Tiga Negara
Ia mengaku bergembira atas program ini karena juga sesuatu hal yang baru dalam upaya mengembangkan kepramukaan di Kota Medan khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Seraya terima kasih atas kehadiran pimpinan gerakan kepanduaan dari Malaysia dan Thailand, diharapkan segera bisa melaksanakan kunjungan balasan ke negara-negara sahabat yakni Malaysia dan Thailand.
Kak Topan juga menegaskan, pendidikan kepramukaan sejak lama mengiringi dunia pendidikan di Kota Medan. Yang dinilai efektif dalam membangun nilai kebangsaan untuk generasi melalui pendidikan karakter.
Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution selaku Kamabicab Medan, diwakili Wakil Walikota Medan Aulia Rachman menuturkan, Gerakan Pramuka atau kepanduan lintas negara ini adalah kekuatan untuk membangun sebuah rasa kebangsaan dan nilai-nilai untuk anak cucu di masa depan. Tiga negara punya nama yang berbeda-beda tentang konsep kepanduan, namun semua punya misi sama.
Ia mengajak, pramuka, pengakap dan lucia untuk bersama menghadapi tantangan ke depan. Di antaranya terkait perubahan iklim yang ekstrem melanda berbagai belahan dunia termasuk Asia Tenggara. Karena wadah kepanduan ini juga mengajarkan tentang kecintaan terhadap alam, lingkungan dan planet.
Selain itu, terpenting, melalui forum mulia ini, kepanduan bisa menjaga nilai-nilai keluhuran bangsa Asia, merangkul sesama, dekat dengan keluarga dalam bingkai persaudaraan dan kekeluargaan.
Ia mengajak membangun kebersamaan ini adalah pondasi kuat dengan niatan bagus diwujudkan dengan program kerja yang baik, ia meyakini akan membawa kebaikan dan keamanan untuk dunia.
"Para pandu, mari kita bersama tundukkan dunia, bangsa Asia jangan dianggap sepele," tegas kak Aulia, sembari menginginkan pendidikan kepramukaan harus menumbuhkan kecintaan terhadap negara.
Acara diisi dengan penganugerahan tanda penghargaan kepada para pegiat pramuka dari Kota Medan, pengakap dari Malaysia dan lucia dari Thailand.
Kak Aulia Rahman juga menerima penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya bagi pendidikan kepanduan dari Malaysia dan Thailand.
Momen penting ini juga dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kwarcab Kota Medan dan Pengakap Kedah, Malaysia dan Kwarcab Medan dengan organisasi pandu dari Thailand. Acara dimeriahkan dengan penampilan tarian multietnis Sumatera Utara dan ditutup dengan tarian dari para Pengakap Luar Biasa dari Malaysia.
Turut hadir, para pimpinan OPD Pemko Medan, para wakil ketua Kwarcab Medan, para andalan kwartir cabang, para ketua kwartir ranting jajaran, pimpinan dan tim Pusdatin Kwarcab Medan, para pelatih Pusdiklatcab Kota Medan.
Tamu kehormatan di antaranya Ketua Pengakap Negara Malaysia Mayor Jenderal Prof Dato' Dr Mohammad Zin Bin Bidin (B), Governor of Pattani Province Mr Wansukree Waemama, Pengerusi Majelis Pengakap Negeri Kedah, Persekutuan Pengakap Malaysia, Negeri Kedah Darol Aman, Dato Dr Zulkiflee bin Syarif dan Konsulat Jenderal Malaysia.