Efrida Yanthi, 'Kartini' Tapanuli Selatan: "Jaga Swasembada Pangan Sekaligus Mutu Pendidikan"
Amir Hamzah Harahap - Rabu, 22 April 2026 16:28 WIB
Rapat konsolidasi Nasional kemendikdasmen RI Penyerahan hasil sidang komisi I kepada Wamen Dikdasmen
analisamedan.com -Semangat R.A. Kartini terus hidup dalam kiprah perempuan masa kini. Di Tapanuli Selatan (Tapsel), sosok itu tercermin pada Efrida Yanthi Pakpahan yang dikenal konsisten menjaga swasembada pangan sekaligus dipercaya mengemban dua jabatan strategis di pemerintahan daerah.
Saat ini, Efrida Yanthi menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapsel. Tak hanya itu, ia juga mendapat kepercayaan dari Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu untuk mengemban tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Tapsel.
Dalam momentum peringatan Hari Kartini, peran ganda yang dijalankan Efrida menjadi cerminan nyata bahwa perempuan mampu mengambil tanggung jawab besar dalam berbagai sektor sekaligus.
Di bidang ketahanan pangan, ia aktif mendorong peningkatan produksi pertanian, memperkuat kelompok tani, serta memastikan ketersediaan pangan daerah tetap terjaga.
Sementara di sektor pendidikan, kepercayaan sebagai Plt Kadis Pendidikan menjadi tantangan baru yang dijalani dengan komitmen tinggi.
Ia berupaya menjaga kesinambungan program pendidikan sekaligus memastikan kualitas layanan pendidikan tetap berjalan optimal.
"Perempuan harus siap berkontribusi di berbagai lini. Baik di sektor pangan maupun pendidikan, semuanya bermuara pada kesejahteraan masyarakat, " ujar Efrida.
Kepemimpinan Efrida Yanthi dinilai sebagai representasi perempuan tangguh yang mampu melanjutkan semangat Kartini dalam konteks pembangunan daerah.
Dengan dedikasi dan kerja nyata, ia tidak hanya menjaga kemandirian pangan, tetapi juga turut membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Momentum Hari Kartini pun menjadi pengingat bahwa peran perempuan semakin strategis. Sosok Efrida Yanthi hadir sebagai inspirasi, bahwa dengan kepercayaan dan kerja keras, perempuan mampu menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah dan masa depan generasi.
Dalam semangat peringatan Hari Kartini, Efrida Yanthi menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban dua jabatan strategis merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.
"Ini adalah amanah yang tidak ringan. Namun saya meyakini, perempuan memiliki kemampuan yang sama untuk memimpin, mengelola dan mengambil peran penting dalam pembangunan daerah. Semangat R.A. Kartini menjadi pengingat bagi saya untuk terus berkontribusi dan tidak ragu melangkah" ujarnya.
Ia menegaskan, peran sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kepala Dinas Pendidikan bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang pengabdian kepada masyarakat.
"Di sektor pangan, kita berbicara soal keberlangsungan hidup masyarakat. Sementara di pendidikan, kita menyiapkan masa depan generasi. Keduanya sangat penting dan saling berkaitan" ungkapnya.
Efrida juga berharap momentum Hari Kartini dapat menjadi dorongan bagi perempuan, khususnya di Tapanuli Selatan, untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan berani mengambil peluang.
"Perempuan hari ini harus percaya diri, mandiri dan siap berperan aktif. Tidak ada batasan bagi perempuan untuk berkarya selama kita mau belajar dan bekerja keras" tambahnya.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk menjalankan kedua amanah tersebut secara profesional dan seimbang, serta memastikan program-program yang berjalan tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Ketahanan pangan dan pendidikan adalah dua sektor yang sangat fundamental. Keduanya saling berkaitan dalam menentukan masa depan daerah, sehingga harus dikelola secara serius dan berkelanjutan" katanya.
Saat ini, Efrida Yanthi menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapsel. Tak hanya itu, ia juga mendapat kepercayaan dari Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu untuk mengemban tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Tapsel.
Dalam momentum peringatan Hari Kartini, peran ganda yang dijalankan Efrida menjadi cerminan nyata bahwa perempuan mampu mengambil tanggung jawab besar dalam berbagai sektor sekaligus.
Di bidang ketahanan pangan, ia aktif mendorong peningkatan produksi pertanian, memperkuat kelompok tani, serta memastikan ketersediaan pangan daerah tetap terjaga.
Sementara di sektor pendidikan, kepercayaan sebagai Plt Kadis Pendidikan menjadi tantangan baru yang dijalani dengan komitmen tinggi.
Ia berupaya menjaga kesinambungan program pendidikan sekaligus memastikan kualitas layanan pendidikan tetap berjalan optimal.
"Perempuan harus siap berkontribusi di berbagai lini. Baik di sektor pangan maupun pendidikan, semuanya bermuara pada kesejahteraan masyarakat, " ujar Efrida.
Kepemimpinan Efrida Yanthi dinilai sebagai representasi perempuan tangguh yang mampu melanjutkan semangat Kartini dalam konteks pembangunan daerah.
Dengan dedikasi dan kerja nyata, ia tidak hanya menjaga kemandirian pangan, tetapi juga turut membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Momentum Hari Kartini pun menjadi pengingat bahwa peran perempuan semakin strategis. Sosok Efrida Yanthi hadir sebagai inspirasi, bahwa dengan kepercayaan dan kerja keras, perempuan mampu menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah dan masa depan generasi.
Dalam semangat peringatan Hari Kartini, Efrida Yanthi menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban dua jabatan strategis merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.
"Ini adalah amanah yang tidak ringan. Namun saya meyakini, perempuan memiliki kemampuan yang sama untuk memimpin, mengelola dan mengambil peran penting dalam pembangunan daerah. Semangat R.A. Kartini menjadi pengingat bagi saya untuk terus berkontribusi dan tidak ragu melangkah" ujarnya.
Ia menegaskan, peran sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan sekaligus Plt. Kepala Dinas Pendidikan bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang pengabdian kepada masyarakat.
"Di sektor pangan, kita berbicara soal keberlangsungan hidup masyarakat. Sementara di pendidikan, kita menyiapkan masa depan generasi. Keduanya sangat penting dan saling berkaitan" ungkapnya.
Efrida juga berharap momentum Hari Kartini dapat menjadi dorongan bagi perempuan, khususnya di Tapanuli Selatan, untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan berani mengambil peluang.
"Perempuan hari ini harus percaya diri, mandiri dan siap berperan aktif. Tidak ada batasan bagi perempuan untuk berkarya selama kita mau belajar dan bekerja keras" tambahnya.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk menjalankan kedua amanah tersebut secara profesional dan seimbang, serta memastikan program-program yang berjalan tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Ketahanan pangan dan pendidikan adalah dua sektor yang sangat fundamental. Keduanya saling berkaitan dalam menentukan masa depan daerah, sehingga harus dikelola secara serius dan berkelanjutan" katanya.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan. Gus Irawan Dorong Kesiapan Daerah Hadapi Ancaman Perubahan Iklim
Pelajar Warga Tapsel Tewas Tersambar Petir di Teras Rumah
Ketum IMM Apresiasi Kerja Keras Bupati Tapsel Dalam Penanganan Bencana. Percepatan Huntap Jadi Bukti Nyata
Mahasiswa dan Dosen UM-Tapsel Gagas PLTS Komunal Pasca Bencana di Desa Huta Godang, Manfaatkan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Badan Dililit Tali, Nenek 78 Tahun di Tapsel Ditemukan Tewas Dengan Luka-Luka
Rumah Zakat Berbagi Makanan Keluarga Korban Terdampak Bencana di Tapsel
Komentar