Migrasi Digital Berisiko, Banyak WNI Terjebak di Kamboja lewat Grup Facebook

Gustan Pasaribu - Selasa, 28 Oktober 2025 16:23 WIB
Migrasi Digital Berisiko,  Banyak WNI Terjebak di Kamboja lewat Grup Facebook
gustanpasaribu
Akademisi UMSU Oka Dedi Arwansyah

Lebih jauh, Arwansyah menilai masalah ini tak lepas dari ketimpangan ekonomi, minimnya lapangan kerja, dan ketidaksesuaian antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

Ia menegaskan, pemerintah tidak cukup hanya menindak pelaku di ruang digital, tetapi juga harus menyentuh akar persoalan ekonomi. " Negara perlu hadir di ruang digital. Perekrutan tenaga kerja melalui media sosial tidak bisa lagi dipandang sepele, namun di sisi lain, pemerintah juga wajib menciptakan lapangan kerja di dalam negeri. Banyak yang berangkat ke Kamboja bukan karena ambisi, tetapi karena tidak punya pilihan."tegasnya.

Tesis Arwansyah, yang dibimbing oleh Assoc. Prof. Dr. Rudianto, S.Sos., M.Si. dan Dr. Muhammad Thariq, S.Sos., M.I.Kom., menjadi kontribusi penting dalam memahami pergeseran praktik migrasi di era digital dan implikasinya terhadap keamanan manusia.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru