Panas Ekstrem Landa Korsel, 3 Kontingen Jambore Dunia Mundur
analisamedan.com - Berdasarkan informasi sejauh ini dilaporkan sudah ada tiga negara yang menarik kontingen peserta dari lokasi acara Jambore Dunia. Mereka adalah Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura.
Tak hanya itu, konser musik K-Pop yang dijadwalkan bakal digelar hari ini, Minggu (6/8), pun terpaksa ditunda karena sengatan panas ekstrem tersebut.
Sementara Menteri Luar Neferi RI, Retno menjelaskan bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul yang beberapa kali mengunjungi tempat Jambore, tepatnya di Sae Man Geum, Korea Selatan.
Informasi dari delegasi KBRI Seoul, sebanyak 1.500 pramuka berada dalam kondisi baik-baik saja. Hanya saja, acara tersebut menghadapi tantangan cuaca yang panas dari waktu ke waktu.
"Yang patut disyukuri adalah sebagian besar dari mereka dalam kondisi baik-baik saja," kata Retno.
"Saya terus melakukan komunikasi dengan KBRI kita yang ada di Seoul dan tim KBRI juga beberapa kali mengunjungi tempat Jambore. Jadi delegasi kita menurut KBRI Seoul jumlahnya ada sekitar 1.500," ujarnya.
Retno mengakui cuaca yang sangat panas menjadi tantangan kontingen Indonesia yang ikut dalam event internasional tersebut. Namun, Retno sekali lagi memastikan mereka dalam kondisi baik.
"Memang tantangannya berat sekali terutama dari sisi cuaca karena memang panas sekali dan dari waktu ke waktu saya terus pantau mereka melalui kedutaan kita di Seoul. Jadi alhamdulillah anak-anak dalam kondisi baik," tutur Retno.
Sebagai informasi, cuaca panas ekstrem tengah melanda Jambore Dunia di Korea Selatan. Banyak kontingen yang jatuh sakit akibat cuaca panas tersebut. Sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Singapura, dan Inggris pun memutuskan menarik kontingen mereka.
Saat Lakukan Evakuasi Bus Pengangkut Peserta Jambore Dunia Tabrakan
Ka.Kwarda Sumut Kunjungi Peserta Jambore Dunia di Korsel, Ini Pesannya
Kabar Jambore Dunia Korsel, Kontingen Indonesia Sudah Berada di Penampungan yang Aman
Mulai Hari Ini Peserta Jambore Dunia Dipindahkan, Ada Rasa Haru "Berpamitan" dengan "Merah Putih".
Taifun Khanun Ancam Korsel, Peserta Jambore Dunia Akan Dipecepat Keluar Dari Bumi Perkemahan Sebelum 12 Agustus