PWNU Sumut-Garuda Indonesia Tindaklanjuti Rencana Penerbangan ke Tanah Suci, Undang Kabid Haji dan Umrah
analisamedan.com -Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara (Sumut) H. Marahalim bersama Pimpinan Garuda Indonesia di Medan, menindaklanjuti rencana penerbangan untuk jemaah umrah ke Tanah Suci.
Pembabahasan tindaklanjut dari rencana itu Ketua PWNU Sumut mengundang Kabid Haji dan Umroh Dr.H.Zulfan Efendy yang juga Ketua PCNU Langkat, dan Pimpinan Wilayah Garuda Indonesia Wilayah Sumatera Ngakan Septigraha, Selasa (4/10/2023).
Pertemuan silaturhami itu berlangsung di Kantor PWNU Sumut Jalan Sei Batanghari Medan.
Masing-masing pihak yakni PWNU, Pimpinan Wilayah Garuda Indonesia Wilayah Sumatera Utara, dan Kabid Haji dan Umrah Kementrian Agama Sumatera Utara memiliki keinginan bersama agar jemaah umrah dari Sumatera Utara lebih mudah untuk melaksanakan ibadah ke Tanah Suci.
Dalam pertemuan sebelumnya pihak Garuda Indonesia menyampaikan senang bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan Ketua PWNU Sumut untuk berbincang masalah-masalah keumatan.
Ketua PWNU Sumut berharap Garuda Indonesia membuka trayek jamaah umrah dari Medan Kualanamu ke Madinah, kemudian dari Jedah menuju Medan Kualanamu. Hal ini dikarenakan sejumlah masalah ditemukan berkenaan dengan keberangkatan umrah masyarakat Sumatera Utara.
Dingkapkan Marahalim sebelumnya, keberangkatan umrah terkadang ada sejumlah persoalan, hal ini dikarenakan fasilitas travel yang membawa jamaah umrah dirasa efisien. Ada jasa umrah yang menawarkan perjalanan 10 hari, dan ini terkadang membutuhkan waktu pergi pulang 2 hari (jadi PP 4 hari) dan tersisa hanya 6 hari untuk beribadah di tanah suci.
Misalnya, ada maskapai penerbangan yang waktu transitnya sangat lama dan panjang, seharusnya keberangkatan Indonesia-Madinah hanya membutuhkan 8 jam, ternyata ini bisa membutuhkan 2 hari karena adanya transit mengisi BBM di suatu negara.
Karenanya Ketua PWNU Sumut berharap Garuda Indonesia bisa membuka trayek perjalanan umroh langsung dari Medan Kualanamu ke Tanah Suci.
"Memang biaya perjalanan dengan maskapai Garuda lebih mahal, namun fasilitasnya sudah diakui dan pihak maskapai ini juga sudah profesional, baik dalam kenyamanan maupun keamanan penerbangan. Ini tentu sangat membantu masyarakat Sumatera Utara dalam perjalanan ibadahnya yang berkualitas, baik dan nyaman," tutur Marahalim.
Hal senada juga disampaikan Kabid Haji dan Mmroh Dr.H.Zulfan Efendy mengharapkan agar Garuda Indonesia membuka penerbangan langsung dari Medan ke Tanah Suci.
KH. Abdul Hamid Ritonga: “Pahami Prinsip Aswaja sebagai Dasar Ke-NU-an”
Potong Enam Sapi Kurban, PWNU Sumut berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha
PWNU Sumut Siap Berkolaborasi Program Keumatan dengan Kanwil BPN Sumut
PWNU Sumut Peringati Nuzulul Quran, Gubsu Ajak NU Bersinergi dengan Pemerintah
Ketua PWNU Sumut Ucapkan Selamat ke Bobby Nasution : Selamat Emban Amanah sebagai Gubernur