Usul Pengadaan Mobil Dinas Baru di Sidimpuan 2025, Sekda Mengaku Atas Usulan Eksekutif
Amir Hamzah Harahap - Senin, 16 Desember 2024 23:34 WIB
Keterangan Fhoto: Mobil Dinas Walikota Padangsidimpuan Jenis Fortuner
analisamedan.com -Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang juga Sekretaris Daerah (Sekda), Mohd Ary Junaidi Dp mengungkapkan usulan pembelian mobil dinas baru ditengah issue defisit APBD Kota Padangsidimpuan adalah pihak eksekutif.
"Ia, Itu usulan sesuai kebutuhan" Kata Junaidi Ketua TAPD yang juga merupakan tim yang membantu kepala daerah dalam menyusun APBD 2025 di Gedung DPRD Kota Padangsidimpuan saat dicegat media terkait pengadaan mobil tersebut.
Saat ditanyai kembali, siapa yang mengusulkan dan atas dasar apa, pihaknya menjawab eksekutif.
"Ia. Dari eksekutif" Kata Sekda yang menjabat asisten tiga ini sembari meninggalkan media menuju ruang rapat paripurna pada Senin (16/12) Malam.
Sedangkan jumlah kenderaan, berapa besar anggaran dan jenis mobil diperuntukkan kepada pejabat mana pada tahun 2025 belum diketahui.
Berita Sebelumnya
Lapor Pak Presiden. Gaji Honor Dan TPP 3 Bulan Belum Dibayarkan di Sidimpuan, Malah "Pejabatnya" Sibuk Bahas Pembelian Mobil Dinas 2025
Sungguh miris nasib sejumlah ASN dan Honorer di Kota Padangsidimpuan, sudah tiga bulan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan gaji honorer Rp.1 Juta/ bulan belum dibayarkan Pemko Padangsidimpuan, Minggu (15/12/2024).
Mungkin para ASN dan Honorer saat ini tengah berdoa dan berharap agar hak mereka dibayarkan oleh Pemko Padangsidimpuan, terlebih memasuki akhir tahun meski jumlahnya sedikit seperti gaji honorer cuma Rp. 1 Juta/bulan yang jauh dibawah UMK Padangsidimpuan.
Dan riak-riak tersebut sudah diperbincangkan satu bulan terkahir ini. Seperti yang diungkapkan salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya bahwa suaminya seorang ASN di salah satu instansi pemerintah daerah mengungkapkan hal tersebut.
"Kami juga belum cair TPP bulan 9, 10, 11 dan 12 ngak ada yang dikasih. Kek mananya pemko ini" Kata warga yang juga berstatus seorang istri ASN di Kota Padangsidimpuan.
Ditempat terpisah, salah seorang orang honorer juga mengeluhkan belum dibayarkannya gaji honorer.
"Udah dua bulan bang belum cair. Ini jalan tiga bulan" Kata seorang tenaga honorer yang gajinya jauh dibayar UMK.
Tanggapan Pj Walikota
Menanggapi hal tersebut, Pj Walikota Padangsidimpuan Timur Tumanggor saat dikonfirmasi penyebab masalah tersebut akan memperjelas kepada Badan Keuangan.
"Walaikum salam. Izin pak masih otw di jalan medan menuju psp. Akan saya tanyakan kepada pak kadis keuangan ya.." Kata Pj Walikota saat dikonfirmasi melalui nomor pribadinya.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah, Adi Supriadi saat ditanyai masalah tersebut menyebutkan untuk dijelaskan besok.
"Besok saya jelaskan itu biar ngak kemana-mana" Tegasnya.
Untuk diketahui, Pemko Padangsidimpuan saat ini akan membahas R-APBD 2025 bersama DPRD Kota Padangsidimpuan termasuk masalah pembelian mobil dinas baru.
Tanggapan MATA
Ketua Masyarakat Analisis Transparansi Anggaran (MATA) Sumut, Ahmad Yani menilai hal tersebut harus segera direalisasikan.
"Jadi begini. Itu kan TPP dan Honor sudah dianggarkan pada pembahasan dan sudah ada pos anggarannya pada tahun lalu. Ini kok bisa belum dibayarkan. Kemana uangnya? Itu pos pembayaran TPP dan Honor jangan digeser ke kepentingan lain" Kata Ahmad Yani.
Lanjutnya, jika alasan depisit sangat tidak masuk akal.
"Kalau alasannya depisit itu tidak diterima. Sebab item belanja pada APBD itu sudah jelas kemana saja. Contohnya begini, jika uang kita satu juta maka jangan belikan iphone karena itu tidak akan cukup dan akan jadi depisit. Makanya belikan sembako atau makanan dulu atau yang wajib biar ngak depisit, bukan didepokan ke hal yang ngak prioritas. Kek gitulah jangan belikan yang lain-lain apalagi mobil dinas. Heheh" Ucap Yani dengan wajah senyum merasa lucu kata depisit.
"Ia, Itu usulan sesuai kebutuhan" Kata Junaidi Ketua TAPD yang juga merupakan tim yang membantu kepala daerah dalam menyusun APBD 2025 di Gedung DPRD Kota Padangsidimpuan saat dicegat media terkait pengadaan mobil tersebut.
Saat ditanyai kembali, siapa yang mengusulkan dan atas dasar apa, pihaknya menjawab eksekutif.
"Ia. Dari eksekutif" Kata Sekda yang menjabat asisten tiga ini sembari meninggalkan media menuju ruang rapat paripurna pada Senin (16/12) Malam.
Sedangkan jumlah kenderaan, berapa besar anggaran dan jenis mobil diperuntukkan kepada pejabat mana pada tahun 2025 belum diketahui.
Berita Sebelumnya
Lapor Pak Presiden. Gaji Honor Dan TPP 3 Bulan Belum Dibayarkan di Sidimpuan, Malah "Pejabatnya" Sibuk Bahas Pembelian Mobil Dinas 2025
Sungguh miris nasib sejumlah ASN dan Honorer di Kota Padangsidimpuan, sudah tiga bulan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan gaji honorer Rp.1 Juta/ bulan belum dibayarkan Pemko Padangsidimpuan, Minggu (15/12/2024).
Mungkin para ASN dan Honorer saat ini tengah berdoa dan berharap agar hak mereka dibayarkan oleh Pemko Padangsidimpuan, terlebih memasuki akhir tahun meski jumlahnya sedikit seperti gaji honorer cuma Rp. 1 Juta/bulan yang jauh dibawah UMK Padangsidimpuan.
Dan riak-riak tersebut sudah diperbincangkan satu bulan terkahir ini. Seperti yang diungkapkan salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya bahwa suaminya seorang ASN di salah satu instansi pemerintah daerah mengungkapkan hal tersebut.
"Kami juga belum cair TPP bulan 9, 10, 11 dan 12 ngak ada yang dikasih. Kek mananya pemko ini" Kata warga yang juga berstatus seorang istri ASN di Kota Padangsidimpuan.
Ditempat terpisah, salah seorang orang honorer juga mengeluhkan belum dibayarkannya gaji honorer.
"Udah dua bulan bang belum cair. Ini jalan tiga bulan" Kata seorang tenaga honorer yang gajinya jauh dibayar UMK.
Tanggapan Pj Walikota
Menanggapi hal tersebut, Pj Walikota Padangsidimpuan Timur Tumanggor saat dikonfirmasi penyebab masalah tersebut akan memperjelas kepada Badan Keuangan.
"Walaikum salam. Izin pak masih otw di jalan medan menuju psp. Akan saya tanyakan kepada pak kadis keuangan ya.." Kata Pj Walikota saat dikonfirmasi melalui nomor pribadinya.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah, Adi Supriadi saat ditanyai masalah tersebut menyebutkan untuk dijelaskan besok.
"Besok saya jelaskan itu biar ngak kemana-mana" Tegasnya.
Untuk diketahui, Pemko Padangsidimpuan saat ini akan membahas R-APBD 2025 bersama DPRD Kota Padangsidimpuan termasuk masalah pembelian mobil dinas baru.
Tanggapan MATA
Ketua Masyarakat Analisis Transparansi Anggaran (MATA) Sumut, Ahmad Yani menilai hal tersebut harus segera direalisasikan.
"Jadi begini. Itu kan TPP dan Honor sudah dianggarkan pada pembahasan dan sudah ada pos anggarannya pada tahun lalu. Ini kok bisa belum dibayarkan. Kemana uangnya? Itu pos pembayaran TPP dan Honor jangan digeser ke kepentingan lain" Kata Ahmad Yani.
Lanjutnya, jika alasan depisit sangat tidak masuk akal.
"Kalau alasannya depisit itu tidak diterima. Sebab item belanja pada APBD itu sudah jelas kemana saja. Contohnya begini, jika uang kita satu juta maka jangan belikan iphone karena itu tidak akan cukup dan akan jadi depisit. Makanya belikan sembako atau makanan dulu atau yang wajib biar ngak depisit, bukan didepokan ke hal yang ngak prioritas. Kek gitulah jangan belikan yang lain-lain apalagi mobil dinas. Heheh" Ucap Yani dengan wajah senyum merasa lucu kata depisit.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dilantik Jadi Camat, Andry Optimis Dukung Wujudkan Visi Padangsidimpuan Mantap
Keluhkan Jalan Silandit Makin Rusak Parah. Kadis PU: Sudah Anggarkan Rp.1,7 M Tahun Ini
Ditangan Ahmad Toib, Dominasi Piala MTQ Digeser Dari Kecamatan Padangsidimpuan Utara Ke Selatan
3 Camat dan Sejumlah Lurah di Padangsidimpuan Hari Ini Dilantik. Berikut Daftarnya
MTQ Ke-25 Ditutup, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Raih Juara Umum
Jelang Idul Adha, Walikota Letnan Serahkan Santunan Bagi Ahli Waris Korban Banjir
Komentar