Peserta Kursus Orientasi Kepramukaan Gelombang IV Kwarcab Medan Terbanyak
Salah satu poin penting dari kursus ini ialah agar seluruh gugusdepan di Kota Medan aktif dan tertib dalam menjalankan aturan, di antaranya berkaitan dengan musyawarah gugusdepan, registrasi gugusdepan dan kepengurusan gugusdepan. Bagi yang sekolah yang belum memiliki gugusdepan agar segera membuka gugusdepan sesuai ketentuan.
Hal ini berkaitan dengan program Kwarcab Medan yakni akreditasi gugusdepan dan visitasi. Jika gugusdepan tidak aktif maka akan disanksi dengan pencabutan nomor gugusdepan dan tidak berhak menyelenggarakan pendidikan kepramukaan di sekolah.
Giat gelombang empat ini dibuka Kepala Bidang (Kabid) PTK Disdikbud Kota Medan, Mujiono. Ia menyampaikan, tujuan orientasi ini ialah untuk memberikan dan meningkatkan pemahaman kepala sekolah dan guru. Sehingga bisa semakin optimal dalam pengelolaan dan menjalankan pembinaan kepramukaan di gugusdepan. Pandemi yang dinilai menjadi penghambat kegiatan kepramukaan, maka diharapkan saat ini kepramukaan bisa kembali disemarakkan di sekolah-sekolah yang merupakan naungan gugusdepan.
Menurutnya, gugusdepan sebagai organisasi terdepan dalam penghimpunan dan menjalankan fungsi pendidikan kepramukaan perlu dibenahi dan diperkuat. Salah satunya dengan memberikan pemahaman dan orientasi kembali pentingnya pengamalan pendidikan kepramukaan bagi kepala sekolah dan guru sebagai majelis pembimbing dan pembina di gugusdepan.
Sebelumnya, Ketua Kwarcab Medan Topan OP Ginting melalui Sekretaris Kwarcab Medan Disti Nuaridho menyampaikan, kursus orientasi ini diikuti 1.000 kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Medan. Kursus bertujuan meningkatkan pemahaman kepsek dan guru sehingga bisa meningkatkan pengelolaan dan latihan kepramukaan gugusdepan di sekolah. Ia juga sampaikan terima kasih kepada Disdikbud Medan atas kolaborasi program ini dan dukungan yang diberikan.
Hadir dalam kursus, Kapusdiklatcab Medan Syamsul Nasution dan tim, para wakil ketua kwarcab lainnya, para pengurus, para pelatih di antaranya kak Rohadi, kak Siti Fatimah, kak Riza Yunita dan kak Heri Arma. Berbagai materi kepramukaan disajikan dibawakan para pelatih, di ataranya materi fundamental kepramukaan, prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan (PDK MK), tata kelola gugusdepan, Undang-Undang Gerakan Pramuka dan lainnya
Kolaborasi Kearifan Lokal pada Penerapan Metode DORA dalam Pendidikan Kepramukaan
Jambore Daerah Sumatera Utara 2026, Momentum Menghidupkan Kembali Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Kak Dikky, Usung Visi Kolaborasi dan Kaderisasi Pemimpin Muda
Topan OP Ginting Jabat Ketua Kwardasu 2025-2030, Prioritas Kembalikan Bumper Sibolangi
Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Gelar Rakor, 30 Persen Kwarcab Dukung Topan Obaja Ginting