Peserta Kursus Orientasi Kepramukaan Gelombang IV Kwarcab Medan Terbanyak

Akan Dilanjukan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar
Sugiatmo - Kamis, 16 Mei 2024 20:33 WIB
Peserta Kursus Orientasi Kepramukaan Gelombang IV Kwarcab Medan Terbanyak
analisamedan/sugiatmo
Peserta Kursus sedang menerima materi dari kak Heri Arma dalam kegiatan Kursus Orientasi Kepramukaan digelar Kwarcab Medan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kamis (16/5/2024).

analisamedan.com -Program Kursus Orientasi Kepramukaan 2024 akan ditindaklanjuti dan diteruskan dengan penyelenggaraan kursus pembina pramuka mahir tingkat dasar (KMD) bagi pada guru yang bertanggung jawab pada pelaksnaan pendidikan kepramukaan di sekolah.

Demikian jelas Penanggung Jawab Program Kursus Orientasi Kepramukaan bagi Kepala Sekolah dan Guru se-Kota Medan 2024, Ade Azmil Azhari Nasution yang juga Wakil Ketua Kwarcab Kota Medan Bidang Binawasa. Acara gelombang keempat ini digelar di Aula BBPPMPV BBL Disdik Medan, Kamis (16/5). Diketahui, program ini merupakan kerja sama antara Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Medan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan.

Ade menjelaskan, kursus orientasi seluruhnya digelar lima gelombang dan diikuti lebih dari 1.000 kepala sekolah dan guru. Gelombang keempat ini dengan peserta terbanyak yakni 392 peserta. Dengan rincian gelombang pertama 240 peserta, gelombang kedua 136, gelombang ketiga 270 menjadikan jumlah peserta sejauh ini 1.038 kepala sekolah. Gelombang kelima atau terakhir akan digelar Sabtu (18/5).

Gelombang empat ini diikutu utusan dari Kecamatan Medan Johor, Medan Denai, Medan Maimun, Medan Amplas dan Medan Kota dan turur dihadiri para ketua kwartir ranting jajaran.

Usai rangkaian kursus orientasi bagi kepala sekolah dan guru ini, nantinya ditindaklanjuti dengan penyelenggaraan kursus pembina pramuka mahir tingkat dasar (KMD) bagi guru yang bertanggung jawab mengelola gugusdepan dan kepramukaan di sekolah. Program itu juga kerja sama Disdikbud dan Kwarcab Medan.

Salah satu poin penting dari kursus ini ialah agar seluruh gugusdepan di Kota Medan aktif dan tertib dalam menjalankan aturan, di antaranya berkaitan dengan musyawarah gugusdepan, registrasi gugusdepan dan kepengurusan gugusdepan. Bagi yang sekolah yang belum memiliki gugusdepan agar segera membuka gugusdepan sesuai ketentuan.

Hal ini berkaitan dengan program Kwarcab Medan yakni akreditasi gugusdepan dan visitasi. Jika gugusdepan tidak aktif maka akan disanksi dengan pencabutan nomor gugusdepan dan tidak berhak menyelenggarakan pendidikan kepramukaan di sekolah.

Giat gelombang empat ini dibuka Kepala Bidang (Kabid) PTK Disdikbud Kota Medan, Mujiono. Ia menyampaikan, tujuan orientasi ini ialah untuk memberikan dan meningkatkan pemahaman kepala sekolah dan guru. Sehingga bisa semakin optimal dalam pengelolaan dan menjalankan pembinaan kepramukaan di gugusdepan. Pandemi yang dinilai menjadi penghambat kegiatan kepramukaan, maka diharapkan saat ini kepramukaan bisa kembali disemarakkan di sekolah-sekolah yang merupakan naungan gugusdepan.

Menurutnya, gugusdepan sebagai organisasi terdepan dalam penghimpunan dan menjalankan fungsi pendidikan kepramukaan perlu dibenahi dan diperkuat. Salah satunya dengan memberikan pemahaman dan orientasi kembali pentingnya pengamalan pendidikan kepramukaan bagi kepala sekolah dan guru sebagai majelis pembimbing dan pembina di gugusdepan.

Sebelumnya, Ketua Kwarcab Medan Topan OP Ginting melalui Sekretaris Kwarcab Medan Disti Nuaridho menyampaikan, kursus orientasi ini diikuti 1.000 kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Medan. Kursus bertujuan meningkatkan pemahaman kepsek dan guru sehingga bisa meningkatkan pengelolaan dan latihan kepramukaan gugusdepan di sekolah. Ia juga sampaikan terima kasih kepada Disdikbud Medan atas kolaborasi program ini dan dukungan yang diberikan.

Hadir dalam kursus, Kapusdiklatcab Medan Syamsul Nasution dan tim, para wakil ketua kwarcab lainnya, para pengurus, para pelatih di antaranya kak Rohadi, kak Siti Fatimah, kak Riza Yunita dan kak Heri Arma. Berbagai materi kepramukaan disajikan dibawakan para pelatih, di ataranya materi fundamental kepramukaan, prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan (PDK MK), tata kelola gugusdepan, Undang-Undang Gerakan Pramuka dan lainnya

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru