Prof Muzakir, Gunakan Mata Lebah Dalam Pemberitaan
"Artinya kepercayaan masyarakat terhadap UINSU semakin meningkat. Prestasi inilah yang harus dipertahankan dan menjadi kosumsi media dengan pemberitaan yang positif," Prof Muzakir.
Prof Muzakir juga mengingatkan, perinsip yang dipakai oleh wartawan dalam menyampaikan berita hendaknya berpedoman kepada Alquran surat Alhujarat ayat 6 yang artinya :"Wahai orang-orang yang beriman, jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu".
Artinya, ujar Muzakir, selalulah melakukan konfirmasi dan chek and richek (tabayun) sebelum menyiarkan berita. Sehingga informasi yang disampaikan adalah kebenaran bukan fitnah yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Karenya, melaui kegiatan media gathering ini selain terjalin kekerabatan yang makin erat juga dapat mengangkat kembali citra UINSU yang selama ini diterpa isu negatif.
"Harapannya dengan acara ini dapat meningkatkan citra yang baik UIN Sumut sebagai lembaga Perguruan Tinggi Negeri di tengah-tengah masyarakat di tengah berbagai issu".
Rektor UIN Sumut : Xinjiang, Kashgar, dan Beijing Miliki Sejarah Panjang Peradaban Islam Asia Tengah
UIN Sumut Gelar ADFEST 2026, Rektor : Mahasiswa dan Civitas Didorong untuk Terus Berinovasi
Dua Akademisi UIN Sumut Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Tegaskan Peran Ilmu Hadapi Tantangan Zaman
PT Musim Mas Hibahkan Smart Class ke UIN Sumut, Rektor : Akan Lahir Generasi Berkualitas dan Unggul
Kabiro AAKK : Peran Media Penting Bagi Kemajuan UIN Sumatera Utara