UMA dan YPS Miftahul Falah Diski Wujudkan Siswa Mandiri Lewat Pelatihan Budidaya Microgreen

Gustan Pasaribu - Selasa, 12 Agustus 2025 17:26 WIB
UMA dan YPS Miftahul Falah Diski Wujudkan Siswa Mandiri Lewat Pelatihan Budidaya Microgreen
dok.analisamedan.com
Universitas Medan Area (UMA) bersama Yayasan Pendidikan Sosial (YPS) Miftahul Falah Diski resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dirangkaikan dengan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pelatihan Budidaya Microgreen”.

analisamedan.com -Universitas Medan Area (UMA) bersama Yayasan Pendidikan Sosial (YPS) Miftahul Falah Diski resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dirangkaikan dengan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema "Pelatihan Budidaya Microgreen".

Acara yang berlangsung pada 24–25 Juli 2025 di Jalan Paya Bakung No. 24, Desa Sumber Melati Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, diikuti siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) YPS Miftahul Falah.

Prof. Dr. Ir. Suswati, MP, yang hadir bersama Sirmas Munthe, ST., MT, dan Arie Kartika, SH., MH, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi nyata dari MoU untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa serta guru dalam budidaya microgreen tanaman bernilai ekonomi tinggi dan kaya manfaat kesehatan.

"Microgreen adalah tanaman masa depan. Melalui pelatihan ini, kami ingin menumbuhkan kreativitas, kemandirian, dan jiwa wirausaha sejak dini," ujar Prof. Suswati.


Para narasumber menyampaikan tiga materi utama, yakni teori dan praktik budidaya microgreen mulai dari pemilihan benih hingga panen, desain kemasan dan pelabelan produk agar memiliki nilai jual tinggi, serta edukasi perizinan Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) sebagai syarat legalitas pemasaran.

Kegiatan ini diikuti 116 siswa dan didukung penuh jajaran pimpinan YPS Miftahul Falah, termasuk Ketua Yayasan Drs. Mochtar Us, Pembina Yayasan Dr. H. Indra Utama, SE., M.Si, dan Sekretaris Yayasan Ir. Nurtapida Hanum.

"Dukungan para pimpinan dan guru menjadi motor penggerak terwujudnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan praktisi, sehingga program dapat berjalan terarah dan berkelanjutan," tutur Prof. Suswati.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru