Capai WTP, Fraksi Demokrat Apresiasi Pemko Medan
Ishaq Abrar menyebutkan. Dari laporan keuangan pemerintah kota Medan tahun anggaran 2022 katanya, kami juga mencatat masih minimnya pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan hanya mampu terealisasi sebesar Rp.17 milyar lebih.
Pada belanja daerah yang merupakan perwujudan pemerintah kota Medan dalam menggelontarkan uangnya untuk pelayanan publik agar berdampak pada kesejahteraan masyarakat, terealisasi sebesar Rp.6,04 terilyun atau naik 25% dari realisasi belanja tahun anggaran 2021.
Dengan komposisi belanja operasi sebesar Rp.4,41 trilyun, belanja modal sebesar Rp.1,61 trilyun lebih. Dan belanja tidak terduga sebesar Rp.18 milyar. Dengan proporsi terbesar pada belanja barang dan jasa sebesar 39,01 persen, disusul belanja pegawai sebesar 30,74 persen, serta belanja jalan, irigasi dan jaringan sebesar 11,09 persen.
Rasio belanja barang dan jasa serta belanja pegawai masih mendominasi belanja daerah kota Medan. Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan menilai realisasi belanja daerah seharusnya lebih dioptimalkan pada belanja pelayanan publik seperti belanja modal untuk pembangunan fasilitas masyarakat atau untuk mendukung belanja yang efektif, sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian kota Medan.
Polrestabes Medan Tetapkan Anggota DPRD Kota Medan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
DPRD Medan Pertanyakan Mekanisme Penetapan Kepling X Gelugur Darat I
DPRD Medan Minta Dinas Lingkungan Hidup Pastikan Kelengkapan Dokumen IPAL RM Lembur Kuring
DPRD Medan Soroti Antrean BBM di SPBU
DPRD Medan Dukung RUU Pidana LGBT