DPRD Medan, Kejahatan Marak Akibat Lemahnya Pendidikan
analisamedan.com -Fraksi Gabungan terdiri dari Hanura-PSI-PPP (HPP) DPRD Medan menilai ,masih lemahnya kualitas pendidikan di Kota Medan. Terbukti banyak warga pengangguran karena ketidakmampuan bersaing dalam dunia kerja dan minimnya ketrampilan.
Akibatnya, pengangguran dan kemiskinan dimana mana sehingga marak terjadinya tindak kejahatan kriminal, aksi begal dan pencurian. Begitu juga penyalagunaan Narkotik hingga rasa solidaritas yang menurun serta moralitas masyarakat yang terdegrasi.
Penilaian itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi HPP DPRD Medan Abdul Rani SH, dalam pendapat Fraksinya terhadap Ranperda Kota Medan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2022 dalam rapat paripurna DPRD Medan di gedung dewan, kemarin.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE didampingi wakil-wakil Ketua DPRD Kota Medan, Ihwan Ritonga, Rajudin Sagala dan H T Bahrumsyah. Serta dihadiri para anggota dewan dan Sekwan M Ali Sipahutar bersama Kabag Persidangan Andreas Willy Simanjuntak. Juga dihadiri Wali Kota Medan M Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman.
Komisi IV DPRD Medan akan Tindaklanjuti Wacana Ongkos Gratis bagi Pelajar
Rapat Dengan Dewan Pendidikan, Bupati Deli Serdang Setujui Diklat Guru dan Kepala Sekolah Berbasis BNSP
Anggota Komisi 4 DPRD Medan Minta APH Dalami Dugaan Jual Beli Proyek di Perkimcikataru
Fraksi PDI P DPRD Medan Soroti Penurunan Anggaran Kesehatan
Fraksi Demokrat DPRD Medan Sampaikan Kritikan dan Catatan Penting Perubahan APBD