Yusuf Siregar Sosok Pemimpin Berpengalaman yang Religius
El-Khair - Selasa, 09 Juli 2024 00:22 WIB
dok.analisamedan.com
DISKUSI : Tokoh agama Sumut Fery Saptadiputra (kiri) berbincang akrab dengan Yusuf Siregar mendiskusikan upaya membangn Deliserdag lebih maju.
Sosok Religius
Selain berpengalaman sebagai pemimpin karena Yusuf Siregar pernah menjadi Wakil Bupati dan Bupati Deliserdang periode sebelumnya, pria berkumis putih ini dikenal sebagai sosok religius. Selama menjabat, kegiatan keagamaan banyak dihadirinya dan senantiasa mendukung setiap upaya yang bisa membentuk krakter religius bagi masyarakat Deliserdang.
"Saya akui dan tidak bisa saya hilangkan, Bapak Yusuf Siregar ini, kalau saya undang kegiatan-kegiatan keagamaan seperti pengajian, selalu hadir. Termasuk kegiatan keagamaan di tempat lain," terangnya.
Kepiawaian dan pengalaman dalam memimpin juga sangat membutuhkan sosok orang yang jiwanya religius. Sebab pemimpin yang cerdas sekalipun, tapi tidak religius, maka kepemimpinannya akan mendatangkan kebijakan-kebijakan yang pasti mengarah kepada kemunduran dan tidak berpikir untuk kesejahteraan rakyat.
Menurutnya, jiwa yang religius akan mengarahkan seorang pemimpin takut kepada Allah sehingga akan takut pula bermaksiat. Kalau sudah memiliki jiwa religius, maka dapat dipastikan kebijakannya juga cenderung tidak akan menyalahi ajaran agama dan norma-norma kebaikan di tengah-tengah masyarakat.
"Kalau menurut saya, Deliserdang akan lebih maju ke depan ketika dipimpin Bapak Yusuf Siregar yang punya pengalaman dalam memimpin dan jiwanya juga religius. Ini sosok pemimpin komplit," tandasnya.
Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Farid Wajdi Sindir Pemerintah Medan: “Sibuk Gaya, Lupa Kerja”
Terkait Suksesi Kepemimpinan, Ini Pernyataan Sikap Kader Militan PDI Perjuangan
Datuk Sri Utama Paramudya Diraja, Sosok Beradat yang Beradab
Yusuf Siregar Ziarahi Makam Diraja Kesultanan Serdang
GAMI Deliserdang “Taat pada Petuah, Setia pada Sumpah”, Dukung Pasangan Yusuf-Bayu di Pilkada
Visi dan Misi Pasangan Yusuf-Bayu Diapresiasi KOMUNIKATIF
Komentar