Pada Gelombang III, Peserta Kursus Orientasi Kepramukaan Kwarcab Medan Capai Puncaknya
analisamedan.com - Kursus Orientasi Kepramukaan pada Gelombang III mencapai puncaknya dengan peserta melebihi kapasitas ruangan.
"Saya gembira karena peserta kursus hari ini mencapai puncaknya yakni 280 orang lebih," kata Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan, Bambang Sudewo, dalam pidatonya pada pembukaan giat Kursus Orientasi Kepramukaan Bagi Kepala Sekolah Dasar (SD) dan SMP se-Kota Medan.
Kegiatan kursus ini adalah Gelombang III dari V gelombang yang digelar di aula Kantor BBPPMPV BBL, Jalan Setia Budi, Kota Medan, Sabtu (11/5/2024).
Kursus ini merupakan program penguatan pemahaman kepramukaan di gugusdepan, kerja sama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Kota Medan dan Disdikbud Kota Medan.
Bambang Sudewo berharap melalui kursus ini akan menambah wawasan dan pengetahuan bagi kepala sekolah dan guru sebagai pembina Pramuka di sekolahnya.
Dikatakan Sudewo, Pramuka ruhnya ada di sekolah. Karenanya Kegiatan ini adalah langkah yang tepat dengan melibatkan pengelola sekolah untuk menghidupkan kembali Gerakan Pramuka di Kota Medan.
Menurutnya, sebagai lembaga pendidikan memiliki tanggungjawab dan kewajiban dalam memberikan pendidikan karakter. Pramuka tidak dapat dipandang sebelah mata, karena pendidikan karakter ada di dalamnya.
Gonjang ganjing soal penting tidaknya Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib, jangan membuat kita menjadi baper. "Keputusannya ada pada kakak-kakak sekalian sebagai kepala sekolah. Keberadaan Pramuka di lingkungan sekolah hingga saat ini masih dibutuhkan sebagai sarana untuk mendidik siswa yang berkarakter, berbudi luhur, cinta tanah air, mandiri, patriotisme dan memiliki rasa kebersamaan," ujar Bambang Sudewo.
Pada kesempatan itu, Bambang Sudewo mengajan seluruh anggota Pramuka di Kota Medan untuk ikut serta dalam acara Gebyar Pendidikan Kota Medan pada 26 Mei 2024, yang salah satu kegiatannya adalah memecahkan rekor MURI Konser Drumband dengan kostum Pramuka terbanyak oleh siswa SD dan SMP se Kota Medan, di Lapangan Benteng Medan.
Sebelumnya Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Medan Topan OP Ginting melalui Sekretaris Kwarcab Medan Disti Nuaridho dalam sambutannya mengatakan,bahwa peserta kursus hari itu tercatat 282 orang. Namun dilihat jumlah kursi yang tersedia perseta mendekati 300 orang.
'Ini antusias yang luar biasa dari para kepala sekolah dan guru untuk bersama-sama menghidupkan kegiatan Pramuka di Kota Medan," ujar Disti.
Ditegaskan Disti, sejak 1961 anggota Pramuka di Indonesia sudah mengikrarkan diri sebagai manusia Pancasila. "Ikrar itu hingga saat ini terus dikumandangkan memalui hymne Pramuka yang di dalamnya ada kalimat "Kami Pramuka Indonesia manusia Pancasila"," ujar kak Disti.
Karenanya, ketika ada kegalauan tentang nilai-nilai Pancasila bagi generasi muda, Pramuka sudah sejak lama menerapkannya. Begitu juga tentang kompetensi, Pramuka sudah menerapkan melalui Syarat Kecakapan Umum (SKU) sebagai anggota Pramuka semua tingkatan.
Jadi tidak diragukan, bahwa pendidikan kepramukaan telah menerapkan nilai-nilai Pancasila bagi peserta didik. Begitu juga dalam menerapkan pendidikan karakter, cinta tanah air, menanamkan kebersamaan, dan kebersamaan telah dijalankan dalam pendidikan kepramukaan.
Dikatakan Disti, tujuan akhir dari kursus ini adalah mengaktifkan kembali latihan-latihan di gugusdepan masing-masing, khususnya di setiap sekolah. Sehingga upaya untuk menjadikan Kota Medan sebagai kota Pramuka akan segera terwujud.
Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Wakil Ketua Kwarcab Medan Bidang Binawasa Ade Azmil Azhary Nasution, juga selaku penanggung jawab kursus orientasi, dan laporan kegiatan kursus disampaikan Kapusdiklatcab Medan Syamsul Nasution.
Turut hadir, para Andalan Kwarcab Medan Tim Pelatih di antaranya kak Rohadi, Kak Heri Arma,, kak Siti Fatimah, kak Riza Yunita, kak Dani Abrianto, dan Kak Selva dan jajaran Dinas Pendidikan Kota Medan.
Dalam Kursus Orientasi Kepramukaan gelombang III ini diikuti dari Medan Timur, Medan Tembung, dan Medan Area.
Kolaborasi Kearifan Lokal pada Penerapan Metode DORA dalam Pendidikan Kepramukaan
Jambore Daerah Sumatera Utara 2026, Momentum Menghidupkan Kembali Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Kak Dikky, Usung Visi Kolaborasi dan Kaderisasi Pemimpin Muda
Topan OP Ginting Jabat Ketua Kwardasu 2025-2030, Prioritas Kembalikan Bumper Sibolangi
Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Gelar Rakor, 30 Persen Kwarcab Dukung Topan Obaja Ginting