E Parking Kebijakan Sepihak, F PAN DPRD Medan : "Ada Udang Dibalik Batu"
analisamedan.com -Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional ( FPAN) DPRD kota Medan Edi Saputra ST mengatakan penerapan E parking dilakukan sepihak oleh walikota Medan tanpa melalui pembahasan bersama DPRD. Padahal, saat menentukan besaran retribusi parkir itu sebelumnya telah ditetapkan bersama antara Pemko dan DPRD Medan.
"Jadi bila Pemko tidak mampu mencapai target retribusi parkir, seharusnya dilakukan evaluasi bersama dengan dewan, bila ternyata kepala dinas perhubungan yang tidak mampu sebaiknya digantikan saja dengan orang yang mampu bukan membuat kebijakan sepihak yang dapat menimbulkan masalah sosial, " Ungkap Edi Saputra, Minggu (7/4/2024).
Menurut Edi, kebijkan e parking ini mengancam tenaga kerja yang selama ini telah mengumpulkan uang parkir di kota Medan. Keberadaan mereka selama ini telah membantu dalam mengumpulkan PAD. Jika e parking ini tetap diberlakukan maka banyak orang akan menjadi pengangguran baru.
"Maka patut kita pertanyakan kebijakan e parking ini sepertinya " Ada udang dibalik batu" Karena dibuat tanpa melalui proses yang semestinya, "kata politisi PAN yang baru saja terpilih kembali dalam pemilu 2024.
Seandainya saja tambahnya walikota membahas evaluasi parkir ini dengan DPRD sudah pasti setiap dampak kebijakan ini akan diantisipasi. Bahkan, belum tentu kegagalan pencapaian target PAD sektor parkir ada pada juru parkir dilapangan.
DPRD Medan Minta Pemko Serius Tangani Banjir di Jalan Letda Sujono
Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS Sampaikan Catatan Penting
DPRD Gelar Paripurna HUT ke 436 Kota Medan, Momentum Perkuat Komitmen
Fraksi Golkar Pertanyakan Realisasi Pendapatan dan Belanja APBD Kota Medan 2025
Fraksi PSI DPRD Medan Minta Pemko Hitung Beban APBD dari Operasional BRT Mebidang