Ini Evaluasi Anggota Fraksi PKS DPRD Medan Terkait Persoalan Menononjol Selama 2023
analisamedan.com - Ada sejumlah persoalan menonjol selama Tahun 2023 di jajaran Pemerintah Kota Medan dalam menjalankan tugasnya sebagai palayan masyarakat, yang sesuai dengan visi dan misi Walikota Medan.
Catatan Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dhiyaul Hayati SAg MPd mengingatkan kembali persoalan proyek "lampu pocong" yang menggunakan uang rakyat, namun jadi tersia-sia karena gagal. Padahal anggaran yang digunakan mencapai Rp 25 miliar.
Proyek lampu pocong ini gagal dan anggaran yang sudah digelontorkan harus dikembalikan oleh kontraktor.
"Kita berharap jangan lagi terulang proyek-proyek yang kurang menyentuh masyarakat. Selayaknya anggaran dialihkan untuk kepentingan-kepentingan yang lebih menyejahterakan rakyat," kata Dhiyaul Hayati, Kamis (4/1/2024).
Baca Juga : Ini Dapilnya 'Para Sultan' di Kota Padangsidimpuan, Dihuni Ketua-Ketua Partai
Dhiyamengingatkan lagi sejumlah persoalan yang belum terselesaikan oleh Pemko Medan. Termasuk masalah banjir, bantuan UMKM, pengentasan kemiskinan dan pengangguran, juga program Universal Health Coverage (UHC) yang ternyata masih banyak masyarakat belum mengetahui adanya pelayanan kesehatan gratis tersebut.
Proses Pergantian Pimpinan DPRD Medan Sesuai Aturan
Sri Rezeki Catatkan Sejarah Perempuan yang Isi Kursi Pimpinan DPRD Medan
Fraksi Nasdem Tolak Kegiatan Sosialisasi Wasbang oleh Anggota Dewan
Komisi IV DPRD Medan Rekomendasikan Penindakan Bangunan Tanpa Izin
Dorong UMKM Medan Naik Kelas, Sri Rezeki Tekankan Pentingnya Kolaborasi Strategis dan Penguatan Koperasi