Kenakan Pakaian Adat, Wakil Walikota Medan Pimpin Upaca Hari Lahir Pancasila

Sugiatmo - Kamis, 01 Juni 2023 20:00 WIB
Kenakan Pakaian Adat, Wakil Walikota Medan Pimpin Upaca Hari Lahir Pancasila
analisamedan.com/ferdy siregar
Wakil Walikota Medan Aulia Rachman Pimpin Upaca Hari Lahir Pancasila, Kamis (1/6/2023).

analisamedan.com - Dalam rangka memeringati Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kota Medan menggelar upacara yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman di Halaman Kantor Wali Kota Medan, pada Kamis (1/6/2023).

Wakil Wali Kota Medan tampak mengenakan pakaian baju adat Melayu berwarna hitam.

Dalam kata sambutan, Aulia Rachman memberikan arahan bahwa peringatan hari lahir yang jatuh pada tanggal 1 Juli yang telah ditetapkan tidak semata-mata hanya menjadi seremonial.

"Peringatan hari lahir Pancasila menjadi peringatan rutin pada 1 Juli setiap tahunnya. Hal ini sebagaimana telah ditetapkan melalui peraturan Presiden nomor 24 tahun 2016 tentang hari lahir Pancasila. Penetapan 1 Juli sebagai hari lahir Pancasila tidak semata-mata menjadi seremonial belaka. Namun, kita diajak untuk meningkatkan semangat dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di setiap aspek kehidupan kita dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ungkap Aulia Rachman.

"Pancasila adalah ideologi bangsa kita yang nyata membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lainnya. Oleh sebab itu, dalam peringatan hari lahirnya Pancasila sudah saatnya kita semakin menjiwai dan menerapkan setiap pesan dalam Pancasila," tutur Wakil Wali Kota Medan.

Aulia Rachman menambahkan pesan kepada seluruh pemangku kekuasaan mulai eselon 2 sampai yang terendah di lingkungan Pemko Medan.

"Saat ini peradaban kita sudah sangat berubah, moral-moral kita sudah sangat, kebersamaan didalam kehidupan bermasyarakat sudah mulai terkikis saat ini sudah mulai sirna. Butir-butir Pancasila tersebut penuh dengan makna tapi kita belum bisa mengimplementasikan makna tersebut," ujar Aulia Rachman.

Wakil Wali Kota Medan menyarankan bagi seluruh yang duduk didalam Pemerintahan Kota Medan terkhusus di Kecamatan dan Kelurahan agar bisa hadir ditengah keluarga bukan ditengah masyarakat. Artinya, masyarakat merupakan keluarga guna meyakinkan mereka hadir sebagai pelayan masyarakat hingga memberikan solusi yang terbaik.

Hal ini dikatakan guna menimbulkan rasa jiwa nasionalisme didalam tubuh bangsa ini terkhusus rakyat kota Medan.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru