MUI Sumatera Utara Gelar Seminar Nasional Penguatan Ekonomi dan Bisnis Umat
"Saat ini terdapat ratusan pesantren yang berpotensi menjadi inkubator bisnis dan ekonomi umat. Selain itu, lebih dari 63 ribu UMKM di Indonesia telah memiliki sertifikasi halal, yang menjadi modal penting dalam memperluas pasar produk halal baik di tingkat nasional maupun internasional,"ungkap Mutyara.
Pemateri selanjutnya Ketua Dewan Pimpinan MUI Pusat Bidang Ekonomi,M. Azrul Tanjung mengungkapkan, Islam agama sempurna (kaffah) mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk bidang ekonomi dan bisnis. Islam bukan sekadar agama ritual, tetapi juga sistem kehidupan (way of life) yang harus diimplementasikan secara menyeluruh dalam kehidupan individu maupun masyarakat.
"Ekonomi dan bisnis merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam. Karena itu, umat Islam harus memahami bahwa aktivitas ekonomi bukan hanya untuk memperoleh keuntungan duniawi, tetapi juga menjadi sarana ibadah dan dakwah," ujarnya seraya mengutip firman Allah SWT dalam Surah As-Saff ayat 10-11 menggambarkan konsep "perdagangan" yang menyelamatkan manusia dari azab, yaitu keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya serta perjuangan dengan harta dan jiwa di jalan Allah.
Dalam uraiannya, Azrul juga menyoroti fenomena tergerusnya etos bisnis umat Islam. Ia mengutip sejumlah kajian yang menunjukkan bahwa pada masa kolonial Belanda telah terjadi pembentukan struktur ekonomi yang menempatkan masyarakat pribumi pada posisi yang kurang menguntungkan dalam aktivitas perdagangan dan kewirausahaan.
Azrul menjelaskan, Islam memberikan ruang yang luas bagi aktivitas bisnis dan perdagangan, namun tetap memberikan batasan yang tegas terhadap praktik-praktik yang merusak keadilan ekonomi. Di antaranya adalah larangan terhadap gharar (ketidakjelasan dan penipuan dalam transaksi), maysir (perjudian dan spekulasi), serta riba yang memberatkan dalam transaksi keuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Azrul juga mengingatkan bahwa dunia usaha merupakan sektor yang sangat penting dalam Islam. Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa sebagian besar pintu rezeki berasal dari perdagangan. Bahkan Rasulullah SAW sendiri adalah seorang pengusaha, dan mayoritas sahabat yang dijamin masuk surga merupakan pelaku usaha yang sukses. (suhayri)
Ribuan Peserta Ikuti Gerak Jalan Sehat Gebyar Muharram 1448 H MUI Sumut
MUI Kota Medan Anugerahkan Award kepada Kapolrestabes Medan atas Keberhasilan Tekan Kriminalitas dan Narkoba
CLS dan MUI Kota Medan Gandeng Dinas LH Edukasi Warga Melalui Dakwah Ekoteologi
MUI Medan dan Yayasan CLS Perkuat Sinergi Ecoteologi untuk Atasi Krisis Sampah
Susunan Pengurus MUI Kota Medan Priode 2026-2031