Rekonstruksi Intersection Jalan Sudirman, Bobby Nasution: Itu Bukan Keramik, Pengerjaan Belum Selesai
Sementara itu, warga Kota Medan yang penasaran akan kondisi jalan ini setelah viral di media sosial, berdatangan ke lokasi jalan.
"Pantaslah banyak yg terpeleset hingga terjatuh, keramik yg kasar untuk WC itu pulak yang dipakai", ujar Hendra yang sambil live di akun tik-toknya.
Di dampingi Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman dan unsur pimpinan DPRD Medan, menantu Presiden Joko Widodo ini selanjutnya menjelaskan, fungsi rekonstruksi intersection yang dilakukan salah satunya sebagai area perlambatan karena di situ ada persimpangan dan traffic light guna memastikan para pengendara kendaraan bermotor mengikuti rambu-rambu lalu lintas yang ada.
"Kita buat ada perlambatan di persimpangan itu selain traffic light. Ini konsep awalnya, tapi kemudian kita sampaikan jangan sembarangan membuat perlambatan, nilai-nilai estetikanya juga harus dipikirkan. Sama kayak buat polisi tidur, tidak boleh asal-asalan. Jika ingin membuat perlambatan, estetikanya harus dipikirkan. Jadi kalau ada yang bilang terbuat dari keramik, itu hoaks. Karena pemasangan yang dilakukan itu menggunakan teknologi lama. Diman beton biasa yang dilalui warga dicetak serta dicat beton hingga berbentuk keramik dan dibuat seperti lantai" terangnya.
Di penghujung doorstop, Bobby Nasution kembali mengungkapkan, pagi tadi dirinya sudah meminta agar persimpangan itu ditutup karena masih dalam proses pengerjaan. "Saya belum cek karena tadi rapat paripurna. Tadi saya sudah telepon, hari ini sudah ditutup katanya. Dibuka kemarin hanya untuk uji coba internal, bukan untuk masyarakat," pungkasnya.