Bukber PFI Medan, Puasa sebagai Upaya Menjaga Moral dan Etika Umat
"Kesenangan kita ini bukan di dunia tapi nanti di akhirat. Maka, minta ampun kepada Allah, minta disayangi dan dicukupi. Robbigh firlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii, yang artinya Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, berilah aku petunjuk, dan berilah rezeki," ucapnya.
Menutup ceramah singkatnya, Tuwan Imam menambahkan, puasa adalah jalan menjadikan diri kita sebagai hamba yang bertakwa.
"Senantiasa menjalankan apa yang diperintahkan Allah dan meninggalkan apa yang dilarang Allah. Dan itu sebenarnya tidaklah mudah karena banyaknya godaan. Godaan itu salah satu mengendalikan hawa nafsu kita, salah satunya dengan berpuasa. Puasa ini diingatkan untuk menahan terhadap hal hal yang tidak baik, yang menyebabkan kita berbuat maksiat. Maka kita selalulah banyak berzikir dan mengingat Allah SWT," tutupnya.
Ketua PFI Medan, Riski Cahyadi mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh keluarga besar PFI Medan khususnya para mitra dan stakeholder serta tamu undangan. Riski juga berharap, kegiatan berbuka puasa ini bisa menjadi ajang mempererat silaturahmi yang terus berlanjut.
Dalam momen yang sama, dilakukan penyerahan pemberian cendera mata berupa kitab suci Alquran dari Corpcom XL Axiata West Region, Aldi Desmet kepada Tuwan Imam untuk Kampung Darussalam, dan cenderamata berupa jaket olahraga dan plakat kepada Kabid IKP Diskominfo Sumut Harvina Zuhra atas jasanya serta sejarah yang telah melibatkan PFI Medan menjadi media official PON 2024.
Kakanwil Kemenhaj Sumut Berangkatkan Kloter Pamungkas Embarkasi Medan
Target Operasi Satresnarkoba, Pemuda Pembawa 100 Gram Ganja Dibekuk di Medan
Bangun Komunikasi Humanis, Polsek Medan Tuntungan Gelar Coffee Morning Bersama Mitra Pers
Kloter Terakhir Embarkasi Medan Tiba di Ahmed
Kompol Rafli Yusuf Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Peredaran Narkoba di Medan