CLS dan MUI Kota Medan Gandeng Dinas LH Edukasi Warga Melalui Dakwah Ekoteologi
Gustan Pasaribu - Senin, 18 Mei 2026 12:41 WIB
analisamedan.com/gustanpasaribu
Pertemuan antara Yayasan CLS, MUI dan Dinas LH Kota Medan dihadiri Ketua Yayasan CLS Jamiluddin Marpaung, Sekretaris Dinas LH Medan Willy Irawan, Ketua Komisi Sosial Lingkungan Hidup dan SDA MUI Kota Medan dan Direktur Eksekutif Yayasan CLS Gustan Pasaribu, Kabag Umum Dinas LH Medan Melinda Sinaga serta sejumlah pejabat di lingkungan Dinas LH Kota Medan.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan buku Dr. Jamiluddin Marpaung kepada Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup
analisamedan.com, Medan — Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan menyambut baik inisiatif Yayasan Cakrawala Lestari Sumatera bersama Majelis Ulama Indonesia Kota Medan dalam menjalin kerja sama edukasi lingkungan kepada masyarakat melalui pendekatan dakwah dan pesan-pesan moral keagamaan.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Willy Irawan mengatakan persoalan sampah di Kota Medan tidak dapat hanya diselesaikan melalui penanganan teknis semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran dari lingkungan keluarga.
"Selama ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan telah melakukan berbagai upaya dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar memiliki kesadaran tentang pentingnya kebersihan, terutama dalam mengurangi produksi sampah keluarga. Sebab total produksi sampah terbesar itu berasal dari rumah tangga. Jadi bagaimana caranya agar setiap warga ini dapat mengatasi sampahnya, itu akan sangat membantu persoalan sampah di Kota Medan," ujarnya, Senin (18/5/2026)
Menurut Willy, pemerintah telah melakukan berbagai langkah seperti memperluas areal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengolah sampah menjadi bahan yang bermanfaat. Namun upaya tersebut dinilai belum maksimal apabila produksi sampah rumah tangga terus meningkat dan kesadaran masyarakat masih rendah.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Willy Irawan mengatakan persoalan sampah di Kota Medan tidak dapat hanya diselesaikan melalui penanganan teknis semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran dari lingkungan keluarga.
"Selama ini Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan telah melakukan berbagai upaya dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar memiliki kesadaran tentang pentingnya kebersihan, terutama dalam mengurangi produksi sampah keluarga. Sebab total produksi sampah terbesar itu berasal dari rumah tangga. Jadi bagaimana caranya agar setiap warga ini dapat mengatasi sampahnya, itu akan sangat membantu persoalan sampah di Kota Medan," ujarnya, Senin (18/5/2026)
Menurut Willy, pemerintah telah melakukan berbagai langkah seperti memperluas areal Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengolah sampah menjadi bahan yang bermanfaat. Namun upaya tersebut dinilai belum maksimal apabila produksi sampah rumah tangga terus meningkat dan kesadaran masyarakat masih rendah.
Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Dinas Lingkungan Hidup Kota Medankebersihan lingkunganmui kota medanMajelis Ulama IndomesiaYayasan CLSYayasan Cakrawala Lestari Sumaterasampah
Berita Terkait
CLS dan MUI Medan Teken MoU , Dorong Program Nyata Pelestarian Lingkungan
Aktivis Lingkungan Minta Pemkab Deliserdang Lebih Serius Mengelola Sampah
MUI Medan dan Yayasan CLS Perkuat Sinergi Ecoteologi untuk Atasi Krisis Sampah
Pelindo Multi Terminal Edukasi Program Rumah Kelola Sampah kepada Mahasiswa
Susunan Pengurus MUI Kota Medan Priode 2026-2031
Pengurus MUI Kota Medan Periode 2026-2031 Dikukuhkan, Ini Pesan Ketua Umum
Komentar