Dugaan Korupsi Dana Hibah Poltan, Aktivis Kubur Diri Di Depan DPRD Tanjungbalai
Dalam pertemuan itu, Komisi C DPRD rencananya akan memanggil seluruh pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sesegera mungkin akan dilaksanakan.
"Kami sendiri selama ini sudah berulang kali memanggil pihak Politeknik, kami juga meminta agar mereka melaporkan realisasi anggaran dana hibah yang setiap tahunnya mereka terima. Namun sampai hari ini semua itu tak pernah mereka penuhi," kata Teddi Erwin.
Di tempat sama, Ketua Komisi C DPRD Tanjungbalai Martin Chaniago juga mengungkapkan kekesalannya terhadap management Poltan yang menurutnya masih jauh dari harapan. Bahkan, ada satu program studi atau prodi yang gagal dilaksanakan, yakni prodi Rekayasa Komputer yang seharusnya telah ada di tahun ini.
"Kemarin sudah ada 15 mahasiswa yang mendaftar dalam prodi rekayasa komputer itu, namun akhirnya harus dipindahkan ke prodi lain. Kita juga belum tau, kenapa itu bisa terjadi, makanya kita akan segera panggil mereka," ucap Martin.(ds)
Benarkah DPRD Sidimpuan Kecipratan Dana Bencana Rp.110 Miliar? Kajari Diminta Awasi
Fraksi Golkar Kritisi LPJ Walikota "Yang Berkembang Birokratnya, Bukan Kesejahteraan Rakyatnya"
DPRD Medan Minta Pemko Serius Tangani Banjir di Jalan Letda Sujono
Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS Sampaikan Catatan Penting
DPRD Gelar Paripurna HUT ke 436 Kota Medan, Momentum Perkuat Komitmen