Dugaan Korupsi Dana Hibah Poltan, Aktivis Kubur Diri Di Depan DPRD Tanjungbalai
Dalam pertemuan itu, Komisi C DPRD rencananya akan memanggil seluruh pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sesegera mungkin akan dilaksanakan.
"Kami sendiri selama ini sudah berulang kali memanggil pihak Politeknik, kami juga meminta agar mereka melaporkan realisasi anggaran dana hibah yang setiap tahunnya mereka terima. Namun sampai hari ini semua itu tak pernah mereka penuhi," kata Teddi Erwin.
Di tempat sama, Ketua Komisi C DPRD Tanjungbalai Martin Chaniago juga mengungkapkan kekesalannya terhadap management Poltan yang menurutnya masih jauh dari harapan. Bahkan, ada satu program studi atau prodi yang gagal dilaksanakan, yakni prodi Rekayasa Komputer yang seharusnya telah ada di tahun ini.
"Kemarin sudah ada 15 mahasiswa yang mendaftar dalam prodi rekayasa komputer itu, namun akhirnya harus dipindahkan ke prodi lain. Kita juga belum tau, kenapa itu bisa terjadi, makanya kita akan segera panggil mereka," ucap Martin.(ds)
UTND Medan Gelar Penyuluhan Antikorupsi, Donald Estefanussia Kiroh Tekankan Pentingnya Kepatuhan dan Integritas
Pegadaian Kanwil I Medan Dukung Edukasi Antikorupsi bagi Mahasiswa Baru UISU
Fraksi PKS DPRD Medan Apresiasi Kapoldasu Grebek Sarang Narkoba dan Berantas Begal
Fraksi PDI P DPRD Medan Dukung Ranperda Sistem Kesehatan
Fraksi PKS DPRD Medan Ingatkan Ranperda Sistem Kesehatan Medan Harus Sinkron dan Permudah Layanan Masyarakat