Geger, Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Sihitang, Padangsidimpuan
Amir Hamzah Harahap - Kamis, 27 November 2025 20:36 WIB
analisamedan.com -Warga Lingkungan IV, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat di aliran Sungai Batang Angkola, tepatnya di belakang Akpers Suhada, Kamis (27/11/2025).
Jenazah yang diperkirakan berjenis kelamin perempuan berusia 25–30 tahun itu ditemukan tersangkut pada akar pohon dalam kondisi tanpa busana.
Penemuan ini berawal ketika sekelompok anak yang sedang mencari ikan melihat benda menyerupai tubuh manusia. Awalnya mereka mengira itu boneka, namun setelah didekati, mereka menyadari bahwa itu adalah mayat.
Temuan tersebut kemudian diberitahukan kepada P. Siregar, warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai pengambil pasir di area sungai tersebut.
"Anak-anak itu bilang awalnya mereka kira boneka. Begitu saya lihat, ternyata mayat. Saya langsung menghubungi kepling (kepala lingkungan)," ujar P. Siregar.
Menerima laporan warga, Tim Inafis Polres Padangsidimpuan, Satpol PP, dan Tim SAR BPBD Kota Padangsidimpuan segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas maupun penyebab kematian korban.
Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP H. Naibaho, SH, MH, juga belum merilis informasi terkait temuan tersebut.
Sementara itu, Lurah Sihitang, Hendrianto, yang ikut mendampingi proses evakuasi, menyebut bahwa belum ada laporan warga hilang dari wilayahnya. Ia menduga korban merupakan warga dari hulu sungai yang kemungkinan hanyut akibat banjir beberapa hari terakhir.
"Bisa jadi korban berasal dari daerah Tapsel dan terbawa arus pascabanjir. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, silakan mencocokkan dan melakukan identifikasi," ujarnya.
Jenazah yang diperkirakan berjenis kelamin perempuan berusia 25–30 tahun itu ditemukan tersangkut pada akar pohon dalam kondisi tanpa busana.
Penemuan ini berawal ketika sekelompok anak yang sedang mencari ikan melihat benda menyerupai tubuh manusia. Awalnya mereka mengira itu boneka, namun setelah didekati, mereka menyadari bahwa itu adalah mayat.
Temuan tersebut kemudian diberitahukan kepada P. Siregar, warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai pengambil pasir di area sungai tersebut.
"Anak-anak itu bilang awalnya mereka kira boneka. Begitu saya lihat, ternyata mayat. Saya langsung menghubungi kepling (kepala lingkungan)," ujar P. Siregar.
Menerima laporan warga, Tim Inafis Polres Padangsidimpuan, Satpol PP, dan Tim SAR BPBD Kota Padangsidimpuan segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai identitas maupun penyebab kematian korban.
Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP H. Naibaho, SH, MH, juga belum merilis informasi terkait temuan tersebut.
Sementara itu, Lurah Sihitang, Hendrianto, yang ikut mendampingi proses evakuasi, menyebut bahwa belum ada laporan warga hilang dari wilayahnya. Ia menduga korban merupakan warga dari hulu sungai yang kemungkinan hanyut akibat banjir beberapa hari terakhir.
"Bisa jadi korban berasal dari daerah Tapsel dan terbawa arus pascabanjir. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, silakan mencocokkan dan melakukan identifikasi," ujarnya.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jalan Lingkar Rimba Soping Rusak, Rapidin DPR RI: Segera Saya Sampaikan ke Gubernur Untuk Perbaikan
Jelang Hari Kemerdekaan, PDI-P Salurkan Beasiswa Untuk Pelajar di Padangsidimpuan
Vario Bonceng Empat di Sidimpuan Tabrak Pembatas Jembatan, Satu Tewas dan Tiga Terluka
Proyek Rp.1,7 Miliar Jalan Silandit Sidimpuan Segera Main. Hanya 1 Dari 10 Perusahaan Yang Masukkan Penawaran
Walikota dan Korwil BGN Tinjau Dapur MBG: Pastikan Proses Dan Distribusi Higienis
5 Proyek Fisik PUTR di Sidimpuan Mulai Tender Terbuka. Mari Bersaing Sehat
Komentar