UMA dan Pemko Binjai Teken Kemitraan Strategis, Dorong Transformasi SDM hingga Hilirisasi Inovasi untuk Kota Maju
Gustan Pasaribu - Jumat, 19 Juni 2026 10:46 WIB
analisamedan/dok
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kantor Wali Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 6, Jumat (12/6/2026)
analisamedan.com -Universitas Medan Area (UMA) dan Pemerintah Kota Binjai resmi menandatangani Nota Kesepakatan Bersama (MoU) yang berfokus pada transformasi sumber daya manusia, tata kelola inovatif, serta hilirisasi inovasi berdampak guna mempercepat pembangunan Kota Binjai yang maju dan sejahtera.
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kantor Wali Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 6, Jumat (12/6/2026), menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Kesepakatan yang berlaku selama lima tahun tersebut mengusung tema "Kemitraan Strategis Transformasi Sumber Daya Manusia, Tata Kelola Inovatif, dan Hilirisasi Inovasi Berdampak dalam Rangka Akselerasi Pembangunan Kota yang Maju dan Sejahtera."
Melalui kerja sama ini, UMA akan berperan sebagai penyedia solusi berbasis riset, inovasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Sementara Pemerintah Kota Binjai bertindak sebagai fasilitator kebijakan sekaligus penyedia ruang implementasi berbagai program inovatif di tengah masyarakat.
Rektor Prof. Dr. Dadan Ramdan menegaskan bahwa kemitraan tersebut merupakan implementasi nyata Tridharma Perguruan Tinggi yang diarahkan untuk meningkatkan daya saing daerah.
"MoU ini merupakan implementasi Rencana Strategis UMA untuk mentransformasikan kampus menjadi Impactful Campus atau kampus berdampak. Kami tidak lagi menjaga jarak dengan realitas sosial, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan," ujar Dadan Ramdan.
Ia menjelaskan, UMA membuka akses yang lebih luas bagi aparatur sipil negara (ASN) dan generasi muda berprestasi di Kota Binjai untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang sarjana maupun pascasarjana. Selain itu, berbagai sumber daya kampus, mulai dari riset, tenaga ahli hingga pendanaan internal, akan diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.
Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah sektor strategis, antara lain program Beasiswa Utusan Daerah (BUD), pengembangan teknologi pertanian presisi untuk mendukung ketahanan pangan, inkubasi bisnis dan pendampingan legalitas HAKI serta sertifikasi halal bagi UMKM, pengelolaan sampah berbasis zero waste, transformasi layanan publik berbasis e-government, audit organisasi berbasis merit sistem ASN, hingga percepatan penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menilai kehadiran perguruan tinggi menjadi elemen penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Medan Area atas komitmen dan kontribusinya. Membangun kota yang maju tidak dapat dilakukan oleh birokrasi semata. Dibutuhkan dukungan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kajian akademik yang kuat agar kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data dan kebutuhan masyarakat," katanya.
Menurut Amir Hamzah, berbagai program yang akan dijalankan melalui kerja sama ini, seperti digitalisasi UMKM, pendampingan pertanian presisi, hingga penguatan sistem pelayanan publik, diyakini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Binjai.
Sementara itu, Kepala Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA, Dian Fajar Prayoga, menegaskan bahwa kerja sama tersebut dirancang dengan mekanisme evaluasi yang terukur agar menghasilkan manfaat yang konkret bagi kedua belah pihak.
"MoU ini tidak akan berhenti sebagai dokumen administratif semata. Kami memastikan adanya sistem monitoring dan evaluasi berkala sehingga setiap program yang dijalankan dapat diukur capaian dan dampaknya. Target jangka panjangnya adalah menjadikan Binjai sebagai model kota percontohan berbasis inovasi hijau dan digital yang dikembangkan bersama para peneliti dan mahasiswa UMA," ujarnya.
Kerja sama strategis ini sekaligus menegaskan komitmen UMA dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan berbagai indikator kinerja utama perguruan tinggi melalui kolaborasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kantor Wali Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 6, Jumat (12/6/2026), menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Kesepakatan yang berlaku selama lima tahun tersebut mengusung tema "Kemitraan Strategis Transformasi Sumber Daya Manusia, Tata Kelola Inovatif, dan Hilirisasi Inovasi Berdampak dalam Rangka Akselerasi Pembangunan Kota yang Maju dan Sejahtera."
Melalui kerja sama ini, UMA akan berperan sebagai penyedia solusi berbasis riset, inovasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Sementara Pemerintah Kota Binjai bertindak sebagai fasilitator kebijakan sekaligus penyedia ruang implementasi berbagai program inovatif di tengah masyarakat.
Rektor Prof. Dr. Dadan Ramdan menegaskan bahwa kemitraan tersebut merupakan implementasi nyata Tridharma Perguruan Tinggi yang diarahkan untuk meningkatkan daya saing daerah.
"MoU ini merupakan implementasi Rencana Strategis UMA untuk mentransformasikan kampus menjadi Impactful Campus atau kampus berdampak. Kami tidak lagi menjaga jarak dengan realitas sosial, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan," ujar Dadan Ramdan.
Ia menjelaskan, UMA membuka akses yang lebih luas bagi aparatur sipil negara (ASN) dan generasi muda berprestasi di Kota Binjai untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang sarjana maupun pascasarjana. Selain itu, berbagai sumber daya kampus, mulai dari riset, tenaga ahli hingga pendanaan internal, akan diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.
Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah sektor strategis, antara lain program Beasiswa Utusan Daerah (BUD), pengembangan teknologi pertanian presisi untuk mendukung ketahanan pangan, inkubasi bisnis dan pendampingan legalitas HAKI serta sertifikasi halal bagi UMKM, pengelolaan sampah berbasis zero waste, transformasi layanan publik berbasis e-government, audit organisasi berbasis merit sistem ASN, hingga percepatan penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menilai kehadiran perguruan tinggi menjadi elemen penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Medan Area atas komitmen dan kontribusinya. Membangun kota yang maju tidak dapat dilakukan oleh birokrasi semata. Dibutuhkan dukungan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kajian akademik yang kuat agar kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data dan kebutuhan masyarakat," katanya.
Menurut Amir Hamzah, berbagai program yang akan dijalankan melalui kerja sama ini, seperti digitalisasi UMKM, pendampingan pertanian presisi, hingga penguatan sistem pelayanan publik, diyakini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Binjai.
Sementara itu, Kepala Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA, Dian Fajar Prayoga, menegaskan bahwa kerja sama tersebut dirancang dengan mekanisme evaluasi yang terukur agar menghasilkan manfaat yang konkret bagi kedua belah pihak.
"MoU ini tidak akan berhenti sebagai dokumen administratif semata. Kami memastikan adanya sistem monitoring dan evaluasi berkala sehingga setiap program yang dijalankan dapat diukur capaian dan dampaknya. Target jangka panjangnya adalah menjadikan Binjai sebagai model kota percontohan berbasis inovasi hijau dan digital yang dikembangkan bersama para peneliti dan mahasiswa UMA," ujarnya.
Kerja sama strategis ini sekaligus menegaskan komitmen UMA dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan berbagai indikator kinerja utama perguruan tinggi melalui kolaborasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Universitas Medan Area Sembelih 24 Ekor Lembu dan 2 Ekor Kambing pada Iduladha 1447 H
UMA dan BSI Perkuat Sinergi, Beasiswa Batch II 2025 Diserahkan kepada Mahasiswa Berprestasi
UMA , PTS Sumatera Diundang Kemdiktisaintek, Perkuat Status PTSBH dan Kampus Berkelanjutan
Launching PMB UMA 2026/2027 di Plaza Medan Fair, Kampus Hadir Lebih Dekat dengan Masyarakat
UMA dan YPS Miftahul Falah Diski Wujudkan Siswa Mandiri Lewat Pelatihan Budidaya Microgreen
Kolaborasi Internasional UMA dan UUM Dorong UMKM Go Global Lewat Kuliah Umum dan Pengabdian Masyarakat
Komentar