Viral! Pesta LGBT di Sidimpuan Usai Musibah Banjir
Amir Hamzah Harahap - Selasa, 21 Februari 2023 17:59 WIB
analisamedan.com - Belum usai berita viral, tenggelamnya taman di bawah jembatan Siborang Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan semalam, kini geger lagi pesta ultah LGBT, Selasa (21/02/2022).
Video berdurasi 37 dan 39 detik yang beredar melalui WhatsApp (WA) dan Facebook (FB) diduga berlokasi di salah satu kafe "B" di Dekat Jembatan Siborang, Kelurahan Kantin, mempertunjukkan beberapa waria (LGBT) sedang fashion show atau parade
Didalam video, juga tampak sejumlah waria berjalan mengenakan gaun sambil berlenggok riadi sertai teriakan gembira.
Dan juga tampak adanya simbol perayaan ulang tahun dipentas tersebut bertuliskan 19 dan hiasan sejumlah balon.
Sementara itu, sesuai penelusuran awak media di kafe "B" yang berada didekat jembatan Siborang yang di video tersebut kondisi ruangan persis sama.
Salah seorang karyawan kafe yang bernama Rahman diwawancara membenarkan bahwa ada pesta ulang tahun (ultah) pada Senin malam, (20/02/2022) pukul 22.00 WIB.
"Ia bang semalam kira-kira pukul sepuluh malam" Kata Rahman.
Saat ditanyai lagi, apakah tau itu ada pertunjukan waria, karyawan ini mengungkapkan tidak mengetahui akan ada pesta waria dan mereka menyewa kepada bos (pemilik kafe).
"Kalau itu bang, itu mereka berhubungan dengan bos. Kalau itu pesta waria, ngak ngerti aku bang karena aku kerja disini" Katanya.
Hingga berita ini diturunkan video ultah waria tersebut belum mengetahui pasti siapa yang ultah dan darimana undangan tersebut.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Siswa di Sidimpuan Dilarang Bawa Makanan Kesekolah Berbungkus Plastik
Rugi Ratusan Juta, Wanita Muda di Sidimpuan Dilaporkan Kasus Investasi Bodong
Terungkap! Kenderaan Dinas Milik Pemko Padangsidimpuan Banyak Yang Nunggak PKB
Daftar Lurah di Padangsidimpuan Yang Dilantik Hari Ini
Benarkah DPRD Sidimpuan Kecipratan Dana Bencana Rp.110 Miliar? Kajari Diminta Awasi
Satpol PP Sidimpuan Tertibkan Spanduk dan Pondok Tertutup
Komentar