KIsah 3 Penyuluh Agama Kristen dari Kemenag Nias Telusuri Pedalaman Pulau Nias Berjalan Kaki
analisamedan.com -Penyuluh agama merupakan sosok Penerang bagi umat yang bertugas memberikan bimbingan, edukasi, dan penyuluhan mengenai ajaran agama kepada masyarakat. Kisah Penyuluh Agama Kristen (PAK) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias menjadi inspirasi dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan agama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).
Sudi Agusriang Harefa menceritakan, pertama kali diangkat menjadi Penyuluh Agama Kristen Non PNS sejak tahun 2019 dan menjadi PPPK pada tahun 2023. Ia adalah sosok penyuluh yang berdedikasi tinggi serta beranggungjawab dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Ia melaksanakan tugasnya dengan sungguh sungguh dan penuh keikhlasan.
Dalam kesehariannya Ia menjadi motivator bagi teman-teman penyuluh Agama Kristen. Meskipun Sudi Agusriang melayani di daerah pedalamam yang termasuk daerah 3T namun tetap semangat mengabdi memberikan bimbingan dan penyuluhan agama kepada masyarakat.
Secara geografis lokasi penyuluhan Penyuluh Agama Kristen Kemenag Nias terletak di desa Loloana'a Kecamatan Gido Kabupaten Nias. Desa Lolo'ana'a ini merupakan salah satu desa terpencil yang ada di wilayah Kabupaten Nias.
Desa Lolo'ana'a memiliki jarak dengan Kecamatan Gido kurang lebih 6 Km. Dimana kondisi jalan menuju desa ini sangat memprinhatinkan dimana akses jalan yang bisa dilewati kendaraan baik roda 2 dan roda 4 sekitar 3 Km dan selebihnya hanya bisa dilalui dengan jalan kaki.
Pengurus BKM Masjid Al Badar/Al Badar Center Periode 2026-2031 Dikukuhkan
300 Hari Kepemimpinan Jean Calvijn, Polrestabes Medan Klaim Kejahatan Jalanan Turun 15 Persen
Kakanwil Kemenag Sumut Kukuhkan Agen Perubahan, Bawa Misi Transformasi
Ahmad Qosbi: Penghulu Harus Tingkatkan Kompetensi dan Terus Berinovasi
Konta ke-81 Ditutup, GMI Wilayah I Fokuskan Inovasi Pelayanan dan Pembinaan Generasi Muda