KIsah 3 Penyuluh Agama Kristen dari Kemenag Nias Telusuri Pedalaman Pulau Nias Berjalan Kaki
Pernyataan yang sama disampaikan Elianus Zai bahwa akses jalan yang ditempuh sungguh menegangkan apalagi kalau musim hujan jalan yang ditempuh susah untuk dilewati mengingat kondisi jalan yang begitu parah.
"Namun demikian itu tidak menjadi penghalang dalam melaksanakan tugas. Hal ini dikatakannya sebab penyuluh agama Kristen memiliki peran penting ditengah-tengah masyarakat untuk membantu mengarahkan, membimbing dan memberi penerangan melalui bahasa agama," tuturnya.
Selanjutnya Nistuti M. Bate'e sebagai teman sejawat sebagai penyuluh agama Kristen menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan penyuluhan ini kami lakukan sebagai dedikasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, kesetiaan menjadi kunci utama dalam menunaikan tugas kepenyuluhan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kelompok binaan yang mengedepankan motto Kementerian Agama yaitu Ikhlas Beramal.
"Kami telah membuat jadwal rutin pelaksanaan penyuluhan untuk setiap kelompok binaan sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat terlaksana dengan baik," sambungnya.
Nistuti M. bate'e sangat berharap adanya perhatian baik pemerintah Kabupaten Nias maupun pemerintah pusat untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur di daerah 3T khususnya di desa Lolo'ana'a agar proses pelaksanaan pelayanan penyuluhan agama semakin mudah untuk dijangkau.
Pengurus BKM Masjid Al Badar/Al Badar Center Periode 2026-2031 Dikukuhkan
300 Hari Kepemimpinan Jean Calvijn, Polrestabes Medan Klaim Kejahatan Jalanan Turun 15 Persen
Kakanwil Kemenag Sumut Kukuhkan Agen Perubahan, Bawa Misi Transformasi
Ahmad Qosbi: Penghulu Harus Tingkatkan Kompetensi dan Terus Berinovasi
Konta ke-81 Ditutup, GMI Wilayah I Fokuskan Inovasi Pelayanan dan Pembinaan Generasi Muda