Kursus Orientasi Kepramukaan Gelombang II Digelar, Semarakkan Kembali Pendidikan Kepramukaan di Sekolah
analisamedan.com - Saat ini, merupakan momentum yang tepat untuk menghidupkan dan menyemarakkan kembali pendidikan kepramukaan sebagai wahana pembinaan karakter dan moral generasi muda bangsa dimulai di satuan pendidikan yang menjalankan gugusdepan.
Demikian dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan, Bambang Sudewo pada pembukaan giat Kursus Orientasi Kepramukaan Bagi Kelapa SD dan SMP se-Kota Medan Gelombang II di aula Kantor BBPPMPV BBL, Jalan Setia Budi, Kota Medan, Rabu (8/5) pagi.
Program penguatan pemahaman kepramukaan di gugusdepan ini merupakan kerja sama antara Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) Kota Medan dan Disdikbud Kota Medan di 2024.
Ia menyakini, gugusdepan sebagai organisasi terdepan dalam penghimpunan dan menjalankan fungsi pendidikan kepramukaan perlu dibenahi dan diperkuat. Salah satunya dengan memberikan pemahaman dan orientasi kembali pentingnya pengamalan pendidikan kepramukaan bagi kepala sekolah dan guru sebagai majelis pembimbing dan pembina di gugusdepan yang berpangkalan di sekolah-sekolah.
Nilai-nilai dan tujuan pendidikan kepramukaan dinilai relevan bagi generasi muda. Karena kepramukaan mengajarkan nilai penting di antaranya jiwa korsa yang bisa dipelajari dan dialami dalam materi baris-berbaris, disiplin, patriotisme, cinta Tanah Air, moral dan akhlak yang baik, berkecapakan, berkarakter dan lainnya. Maka dari itu, fungsi pendidikan kepramukaan harus dipertebal dan diperkuat di sekolah-sekolah di Kota Medan.
Kursus orientasi ini diisi berbagai materi kepramukaan, untuk orientasi kepramukaan dibawakan tim pelatih dalam kursus orientasi ini, Heri Arma, SE yang juga Bendahara Kwarcab Kota Medan. Ia memulai sesi dengan permainan kelompok dengan makna, kepala sekolah selaku ketua majelis pembimbing gugusdepan (kamabigus) agar jangan jauh dari gugusdepan, harus dekat dan memperhatikan perkembangan dan kegiatan-kegiatan serta aktivitas gugusdepan.
Hal ini, termasuk soal mengawasi soal masa kepengurusan gugusdepan di sekolah. Yakni harus rutin dan tertib melaksanakan musyawarah gugusdepan (mugus) di sekolah setiap dua tahun sekali. Gugusdepan sejatinya, jelas Heri, adalah mitra sekolah dalam menjalankan pendidikan karakter dan mitra dalam melengkapi pendidikan formal.
Heri Arma mengingatkan kembali, gugusdepan sebagai organisasi yang menyelenggarakan pendidikan kepramukaan dengan menerapkan pendidikan karakter, berkecakapan, rasa patriotisme, kebangsaan.
Sejalan peran gugusdepan yang menjalankan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa yang berkarakter agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggung jawab, mampu menumbuhkan dan mengisi kemerdekaan nasional serta membangun dunia lebih baik.
Selain itu, fungsi gugusdepan merupakan pusat untuk membangun karakter, tempat penanaman nilai-nilai luhur dan sebagai pusat untuk melahirkan agen-agen perubahan. Yang berkecakapan, berkebangsaan dan berkarakter. Penguatan diharapkan meliputi keaktifan gugusdepan, kualitas pembina, proses gugusdepan, tupoksi mabigus dan seragam pramuka.
Sebelumnya, Ketua Kwarcab Medan Topan OP Ginting melalui Sekretaris Kwarcab Medan Disti Nuaridho menyampaikan, kursus orientasi ini diikuti 1.000 kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Medan yang dibagi ke dalam lima gelombang kursus. Kursus bertujuan meningkatkan pemahaman kepsek dan guru sehingga bisa meningkatkan pengelolaan dan latihan kepramukaan gugusdepan di sekolah. Ia juga sampaikan terima kasih kepada Disdikbud Medan atas kolaborasi program ini dan dukungan yang diberikan.
Turut hadir, Wakil Ketua Kwarcab Medan Bidang Binawasa Ade Azmil Azhary Nasution selaku penanggung jawab Kursus, Kapusdiklatcab Medan Syamsul Nasution, Andalan Cabang, Tim Pelatih di antaranya kak Rohadi, kak Siti Fatimah, kak Riza Yunita dan kak Dani Abrianto.
Peningkatan SDM Guru dan Tendik Jadi Fokus, Dorong Kualitas KBM di Percut Sei Tuan
Kolaborasi Kearifan Lokal pada Penerapan Metode DORA dalam Pendidikan Kepramukaan
Jambore Daerah Sumatera Utara 2026, Momentum Menghidupkan Kembali Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit
Perkuat Hubungan Antarwarga Sekolah, 4 UPT Kemendikdasmen di Sumut Gelar Jalan Sehat Bersama Guru dan Pelajar
Sekolah Garuda dan Ilusi Kemajuan Pendidikan, Antara Simbol dan Realitas