Menjemput Baitullah dari Warung Kopi, Perjalanan Spiritual Irda Herani Hasibuan
Perjalanan Irda bukan semata fisik, tetapi juga spiritual. Ia harus melawan keraguan, rasa lelah, bahkan waktu yang terasa sangat panjang. Namun di balik semuanya, Irda tidak pernah benar-benar sendiri. Suami dan anak-anaknya menjadi penyemangat utama.
"Mereka selalu bilang, 'Ibu harus berangkat, kami doakan dari rumah'," ujarnya sambil mengusap sudut matanya yang mulai basah.
Hari itu, impian Irda akhirnya menjadi nyata. Ia mengenakan pakaian ihram dengan hati yang penuh syukur. Tak ada yang mewah dari penampilannya, tapi dari wajahnya terpancar cahaya ketulusan yang tak bisa disembunyikan. Ia siap menjawab panggilan suci, menuju Mekkah Al-Mukarramah.
"Ini semua karena Allah. Bukan karena saya kuat, bukan karena saya pintar. Tapi karena Allah izinkan," katanya, dengan senyum yang merekah penuh rasa haru.
356 Jemaah Haji Kloter 14 Debarkasi Medan Disambut Haru di Ahmed
Sambut Jamaah Haji, Wako Harry Pahlevi: Selamat Datang, Selamat Berkumpul Bersama Keluarga
Jamaah Haji Asal Padangsidimpuan Dijadwalkan Tiba Senin Malam di Balai Kota
Universitas Medan Area Sembelih 24 Ekor Lembu dan 2 Ekor Kambing pada Iduladha 1447 H
Kakanwil Kemenhaj Sumut Berangkatkan Kloter Pamungkas Embarkasi Medan