Nora Sirait, Dari Anak Petani Menjadi Penulis AKMI Nasional
Langkah besar pertama dalam kariernya terjadi pada 2019, saat ia berhasil lulus sebagai CPNS. Tak ingin berhenti di situ, ia terus mengembangkan diri hingga akhirnya pada 2021, ia terpilih sebagai Fasilitator Numerasi (Fasda) MI. Tugasnya sebagai fasilitator membawanya ke Kota Nias dan Kota Medan, mendampingi 25 Kelompok Kerja Guru (KKG). Dari sini, ia semakin memahami betapa pentingnya peningkatan kualitas guru dalam menciptakan pendidikan yang lebih baik.
Tak berhenti di situ, pada 2023, ia meraih pencapaian baru sebagai penulis soal Asesmen Kompetensi Guru (AKG) tingkat TK. Berawal dari keinginannya untuk memahami lebih dalam soal AKG yang pernah ia ikuti pada 2021, ia pun bertekad menjadi bagian dari tim penyusun soal tersebut. Tekadnya berbuah manis, ia berhasil lolos seleksi dan berkontribusi dalam penyusunan soal.
Tahun 2024 menjadi babak baru dalam perjalanannya. Ia berhasil lolos seleksi sebagai penulis soal Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) Numerasi MI tingkat nasional. Ia juga menjadi satu-satunya perwakilan dari Sumatera Utara yang terpilih sebagai penulis soal. Menjadi bagian dari tim AKMI bukanlah tugas mudah. Penyusunan soal yang menantang, proses seleksi yang ketat, serta tuntutan untuk menciptakan soal berkualitas menjadi tantangan tersendiri. "Kualitas soal menunjukkan kualitas jati diri juga," ungkapnya.
Santri Madrasah Aliyah Bina Santri Medan 100 Persen Masuk PTN
Universitas Medan Area Sembelih 24 Ekor Lembu dan 2 Ekor Kambing pada Iduladha 1447 H
Hukum Ekonomi dan Keuangan Islam: Kritik Ketimpangan dan Arah Baru Peradaban Ekonomi
Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Gelar Sosialisasi dan Bimtek Tingkatkan Kompetensi Guru dan Tendik di Pancurbatu
Milad Ke-24 PKS Deli Serdang Berlangsung Meriah, Ribuan Kader Dan Masyarakat Padati Taman Buah Lubuk Pakam