Oh..Ternyata : Kerang Telah Ada Sejak 500 Juta Tahun Silam
Di masyarakat pesisir, kerang tidak hanya menjadi makanan, tetapi juga sumber mata pencaharian. Para nelayan tradisional sering memanen kerang secara manual, baik untuk konsumsi lokal maupun ekspor. Di Indonesia, kerang banyak dikonsumsi dalam berbagai bentuk, seperti kerang bakar, kerang rebus, atau sate kerang.
Selain menjadi sumber makanan, kerang berperan penting dalam ekosistem laut yakni Sebagai filter alami, mereka membantu menjaga kualitas air dengan menyaring partikel dan polutan.Habitat bagi organisme lain, seperti anemon laut atau ikan kecil, yang sering menempel pada cangkang kerang.
Namun, populasi kerang menghadapi ancaman serius, seperti: Polusi laut: Limbah plastik dan bahan kimia dapat merusak habitat kerang. Pemanasan global: Perubahan suhu laut dapat memengaruhi populasi kerang. Eksploitasi berlebihan: Permintaan yang tinggi dapat mengakibatkan penangkapan kerang yang tidak berkelanjutan.
Secara umum, kerang tidak dikategorikan sebagai hewan langka. Namun, beberapa spesies kerang tertentu, seperti kima raksasa (Tridacna gigas), menghadapi ancaman kepunahan akibat aktivitas manusia.Disebutkan dalam beberapa literasi kima raksasa dalam status "rentan" karena penurunan populasi yang signifikan akibat eksploitasi berlebihan untuk konsumsi dan perdagangan akuarium.
FKM UINSU Sosialisasikan Pendidikan Kesehatan Masyarakat di SMA Muhammadiyah Kabupaten Karo
Masyarakat Minang Sumatera Utara Laporkan Abu Janda ke Polda Sumut
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan untuk Menjaga Kepercayaan Masyarakat
Rampas Sumut Resmikan Kantor DPW di Medan Tuntungan, Siap Perkuat Program Sosial dan Advokasi Masyarakat
DPRD Medan Minta Camat dan Lurah Dekat dengan Masyarakat