Saka Rintisan SAR akan dibahas pada Munas XI Tahun 2023 Gerakan Pramuka di Aceh
"Setiap Pramuka harus punya kemampuan agar bisa diperlukan dalam kondisi apapun. Ini salah satu wadah untuk membangun generasi muda yang berkualitas dari berbagai aspek", ungkap Kak Budi Waseso.
Beberapa perwakilan dari BASARNAS dan Kwartir Nasional juga turut serta dalam audiensi ini. Mereka memberikan pendapat untuk memperkaya diskusi dan mengembangkan kerangka kerja yang kuat untuk Saka SAR.
Waka Kwarnas/Ketua Komisi Kakoma, Kak Mayjen Mar TNI (Purn) Yuniar Luthfi, menjelaskan bahwa dalam membentuk Saka SAR ini perlu melalui beberapa tahapan agar tidak ada kesalahpahaman antar kedua belah pihak.
"Tahapan dalam melakukan pembentukan Saka ini harus sesuai dengan petunjuk penyelenggaraan yang ada, sehingga tidak melanggar aturan yang sudah dibuat", ucap Kak Yuniar Luthfi.
Sebelumnya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan sudah memiliki keinginan sejak 5 tahun yang lalu untuk membekali Gerakan Pramuka karena melihat anggota Gerakan Pramuka yang selalu hadir dalam proses evakuasi kebencanaan. Oleh karena itu, setiap anggota Gerakan Pramuka harus diberikan pelatihan dan pengetahuan terkait Search and Rescue agar dapat membantu jika terjadi bencana.
"Kalau benar-benar mau melibatkan Gerakan Pramuka untuk berkolaborasi dengan BASARNAS melaui Saka SAR, maka harus mempersiapkan pasukan dan pelatihan", jelas Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Kak Mayjen TNI (Purn) Dr. Bachtiar, S.IP, M.AP.
PP AMPG Berikan Bingkisan Lebaran Dari Bahlil Kepada Ratusan Kader Golkar di Tamiang
YAPNI Lubuk Pakam Salurkan Donasi Untuk Aceh Tamiang
Jambore Daerah Sumatera Utara 2026, Momentum Menghidupkan Kembali Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit
Pemerintah RI Tutup 28 Korporasi; Siapa Bertanggungjawab Memulihkan Lingkungan Hidup di Sumut dan Aceh ?
Rumah Zakat Hadirkan 100 Hunian Papan Kayu di Desa Geudumbak, Langkahan, Aceh Utara