Berikut Tips Cegah Anak Jadi Korban Pelecehan, Salah Satunya Ajari Tentang Privasi
analisamedan.com -Dengan banyaknya kasus pelecehan seksual pada anak baru-baru ini muncul di publik, sekarang saatnya untuk mulai berbicara tentang apa yang dapat dilakukan orang tua untuk mengurangi risiko pelecehan terhadap anak-anak.
Beberapa cara untuk melakukan proteksi dini adalah sebagai berikut:
Ajak Anak Berbicara Tentang Harinya
Ajak anak berbicara tentang harinyaAnak-anak tidak dapat diharapkan untuk mengerti kapan waktu yang tepat untuk berkata tidak atau lari dari orang dewasa. Itu akan terlalu membingungkan. Alih-alih, bangun kepercayaan dengan berbicara secara teratur tentang hari mereka. Buat mereka merasa nyaman mengangkat topik apapun. Jika anak melaporkan perilaku yang tidak dapat diterima orang lain, Anda perlu mengambil tindakan.
Jelaskan Bagian Tubuh yang Bersifat Pribadi
Ayah dan ibu tidak perlu terlalu jauh menjelaskan tentang mekanisme hubungan intim. Pedofilia bukan tentang seks melainkan tentang pelecehan. Jelaskan tentang bagian tubuh tertentu anak yang bersifat pribadi. Bagian tubuh tersebut tidak ada yang boleh menyentuhnya kecuali ibu atau pengasuh ketika sedang dibersihkan. Fokuskan pula pada perilaku yang pantas dan tidak pantas. Perlu juga memberitahu anak bahwa orang lain dan teman sebayanya juga memiliki bagian tubuh pribadi yang tidak boleh sembarangan ia sentuh.
Mengetahui Anak Kemana dan Dengan Siapa
Mengetahui ke mana anak dan dengan siapaKenali teman-teman anak dan orang tua mereka. Pastikan mereka dapat dipercaya sebelum membiarkan anak menghabiskan waktu bermain di rumah mereka.
Pastika Ada Pendamping Anak dan Remaja
Setiap kelompok anak harus selalu terdiri dari lebih dari satu orang dewasa. Kenali pendamping anak dengan baik. Orang dewasa harus waspada dengan perilaku mencurigakan orang dewasa lain, jangan biarkan begitu saja. Memang sulit, tapi hal ini harus dibicarakan secara terbuka. Kerahasiaan dan kesulitan membicarakan masalah ini adalah teman baik pelanggar seks.
Ajari Anak Bahaya Bisa Datang Dari Orang Yang di Percaya
Ajari anak bahaya bisa datang dari orang yang DipercayaBeri tahu tidak ada yang bisa menyentuh tubuhnya. Jika seseorang menyentuh, panggil orang dewasa dan minta bantuan. Ketika Anda tidak yakin apakah sesuatu yang dilakukan orang dewasa itu benar atau tidak. Mintalah orang dewasa lain untuk membantu.
Pahami Tandanya
Pahami tandanya Pelecehan biasanya kurang jelas dibandingkan patah tulang atau memar. Orang dewasa harus menyadari tanda-tanda anak mungkin memerlukan konseling. Tanda-tanda ini dapat mencakup perubahan signifikan dalam tidur, makan, suasana hati, atau perilaku aneh yang tidak segera hilang.
Ambil Tindakan Jika Mencurigakan
Ambil tindakan jika mencurigai pelecehanJika mencurigai anak dianiaya, Anda harus menghubungi polisi atau kantor layanan sosial di wilayah Anda. Mereka akan menyelidiki dugaan pelanggaran dan mengambil tindakan yang tepat. Warga tidak boleh melakukan penyelidikan sendiri.
Jelaskan Bagian Tubuh yang Bersifat Pribadi
Ayah dan ibu tidak perlu terlalu jauh menjelaskan tentang mekanisme hubungan intim. Pedofilia bukan tentang seks melainkan tentang pelecehan. Jelaskan tentang bagian tubuh tertentu anak yang bersifat pribadi. Bagian tubuh tersebut tidak ada yang boleh menyentuhnya kecuali ibu atau pengasuh ketika sedang dibersihkan. Fokuskan pula pada perilaku yang pantas dan tidak pantas. Perlu juga memberitahu anak bahwa orang lain dan teman sebayanya juga memiliki bagian tubuh pribadi yang tidak boleh sembarangan ia sentuh.
Ajarkan Agar Anak Menyimpan Rahasia
Instruksikan pada anak untuk tidak pernah berbicara dengan orang asing. Namun, ayah dan ibu juga perlu waspada bahwa 80 hingga 90 persen pelecehan dilakukan bukan oleh orang asing, tapi oleh orang yang dikenal baik oleh anak. Jadi, ayah dan ibu juga harus lebih khawatir tentang dengan siapa anak menghabiskan waktu setiap hari.
Jangan Terlalu Sering Mengekspos Anak di Media Sosial
Pelaku kejahatan, baik itu penculikan ataupun kejahatan seksual, akan dengan mudah mengenali wajah dan nama anak melalu foto yang ada di sosial media. Itulah sebabnya mengapa jika kita akan membuat akun sosial media, biasanya ada ketentuan sudah berumur 17 tahun ke atas dan wajib menyertakan alamatemail.
LPA Desak Kapolresta Deliserdang Tangkap Pelaku Penembakan Anak
‘Alarm’ Keras, Deliserdang Tidak Aman dan Nyaman Bagi Anak
Rakerda LPA Deliserdang Hasilkan Program Strategis Perlindungan Anak
Alwashliyah Mitra Strategis Penguatan Perlindungan Anak
Yenny Dermawan : Tidak Ada Lagi Masalah Anak Jika Kita Bersatu