Ini Tampang Pembunuh Wanita Muda di Paluta, Yang Jasadnya Ditemukan di Saluran Air Kantor Dinas Sosial

Amir Hamzah Harahap - Jumat, 05 Januari 2024 12:38 WIB
Ini Tampang Pembunuh Wanita Muda di Paluta, Yang Jasadnya Ditemukan di Saluran Air Kantor Dinas Sosial
analisamedan.com -Polsek Padang Bolak berhasil mengungkap pelaku pembunuhan wanita muda di Paluta yang mayatnya ditemukan pada Selasa (02/01) di saluran pembuangan air Kantor Dinas Sosial Kabupaten Paluta daerah Paranginan, Desa Huta Lombang.

Pelalu berinisial PS (19) yang juga satu kampung dengan korban SAAH (19) warga Desa Saba Bangun, Kecamatan Padang Bolak, Jum'at (05/01/2023).

Kronologi Terungkapnya Pelaku

Pelaku PS (19) merupakan orang terakhir bersama korban pada Minggu (31/12/2023) sebelum dikabarkan menghilang.

"Berdasarkan hasil lidik dilapangan PS-lah orang yang terakhir bersama korban sebelum korban hilang," ujar Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar.

Pelaku Melarikan Diri ke Kota Medan

Mengetahui tersangka sudah berada di Medan, tim Opsnal Polsek Padang Bolak yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Padang Bolak kemudian melakukan pencarian terhadap tersangka.

"Pada sekira pukul 13.30 wib didapat informasi dari keluarga PS bahwa keluarganya bersedia menyerahkannya kepada pihak Polsek Padang Bolak, dimana PS saat itu masih berada di Medan, kemudian atas kesepakatan tim dengan keluarga PS bahwa tersangka PS bersedia menyerahkan diri, sekira pukul 17.00 wib, salah satu keluarga PS membawanya ke Rest Area Jalan Tol Medan - Tebing Tinggi untuk bertemu dengan tim," jelas Kapolsek.

Pelaku Memukul dan Menggorok Leher Korban

Dari hasil interogasi, bahwa PS mengaku mengakui dirinya adalah orang yang melakukan pembunuhan terhadap korban SAAH.

"Bahwa tersangka PS melakukan pembunuhan dengan cara awalnya meninju bagian kepala korban dan menendang perut korban lalu membekap mulut korban hingga korban tidak sadarkan diri lalu menggeser tubuh korban ke parit, setelah korban tidak sadarkan diri tersangka PS pergi meninggalkan korban untuk membeli pisau cater, setelah itu kembali mendatangi korban ke tempat kejadian (lokasi penemuan korban) lalu menggorok leher korban dengan menggunakan pisau cater," pungkas Kapolsek AKP Zulfikar.

sebelumnya

Sesosok Mayat Perempuan Mulai Membusuk Ditemukan Di Saluran Air Gedung Serbaguna Pemkab Paluta

Sesosok mayat dengan kondisi sudah mulai membusuk ditemukan di area pekarangan Gedung Serbaguna Pemerintah kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara.

Mayat tersebut berada di saluran pembuangan air Kantor Dinas Sosial Kabupaten Paluta yang berada di daerah Paranginan, desa Huta Lombang, Padang Bolak, Paluta, Selasa (02/01).

Setelah menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan sesosok mayat, di dalam parit atau saluran pembuangan air tepatnya di gedung serbaguna Pemkab Paluta atau dibelakang Kantor Dinas Sosial Paluta, Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Padang Bolak Iptu Aswin Manurung bersama personil melakukan pengecekan ke tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil olah TKP, identitas mayat berjenis kelamin perempuan tersebut berinisial Siti Adelina Agustina Harahap (21 tahun) merupakan warga desa Saba Bangunan, Padang Bolak, Paluta.

Jenazah yang diketahui warga sekira pukul 15.20 Wib tersebut ditemukan dengan posisi tertidur miring di dalam parit atau diselokan pembuangan air kedalaman sekitar 50 cm, dan lebar parit sekitar setengah meter di belakang Kantor Dinas Sosial Paluta yang masuk dalam area Gedung Serbaguna Pemkab Paluta.

"Jenazah SAAH ditemukan memakai baju bunga-bunga dan celana jins warna hitam serta disekitar TKP ditemukan sejumlah barang diantaranya sepasang sendal jepit warna pink, jam tangan warna perak, jepit rambut warna merah tua, bungkus rokok HD warna putih dan gelang / tali raput warna manik hitam," sebut AKP Zulfikar dalam laporannya.

Ia menambahkan, personil Polsek Padang Bolak dibantu warga telah mengevakuasi jenazah SAAH dari dalam parit dan dimasukkan kedalam kantong jenazah serta dibawa menggunakan Ambulan menuju RSUD Paluta di Aek Haruaya untuk dilakukan visum.

Dari hasil visum RSUD Paluta didesa Aek Haruaya, kuku milik jenazah sudah melepuh, kepala dan wajah membusuk, kulit kaki terkelupas, mata kiri terbuka, ditemukan gelang / tali raput warna hitam ditangan, kuku kedua tangan ada inai dan kuku kaki juga ada inai, kepala rambut bagian depan sudah tercabut, bola mata sebelah kanan keluar dan pecah serta seluruh kulit tubuh sudah melepuh.

"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan penyebab kematian korban. Dan kita akan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi bersama keluarga korban," pungkasnya.

Informasi dihimpun dari sejumlah warga, almarhumah SAAH menghilang pada hari Minggu (31 Desember 2023) dan sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian yakni Polsek Padang Bolak pada hari Selasa (02 Januari 2024) sekitar pukul 09.30 Wib.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru