Jelang Armuzna, Kloter 12 KNO Perketat Bimbingan Ibadah Haji
"Bagi yang mengikuti skema murur, pendamping diminta menyiapkan segala kebutuhan dengan optimal untuk kelancaran ibadah," ujarnya.
Sofyan menekankan agar jemaah hanya membawa tas Armuzna resmi dan tidak membawa koper, sesuai ketentuan Pemerintah Arab Saudi. Ia juga mengingatkan agar tidak keluar dari tenda tanpa keperluan penting, mengingat bentuk dan warna tenda di Arafah seragam dan berisiko membuat jemaah tersesat.
"Jika perlu keluar, cukup ke toilet. Jangan lupa membawa Kartu Nusuk dan ID Card resmi. Jangan sampai tertinggal," tegasnya.
Selain teknis perjalanan, Sofyan mengajak jemaah memaknai waktu wukuf dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, wukuf adalah inti ibadah haji dan kesempatan langka yang mungkin hanya terjadi sekali seumur hidup bagi banyak jemaah Indonesia.
"Ikuti ketentuan dan amalan sesuai arahan Kementerian Agama dan syarikah. Semoga seluruh jemaah Indonesia yang tahun ini menjadi yang terbanyak di dunia, mendapat haji yang mabrur dan mabruroh," tutupnya dengan doa.
Sekdaprovsu Berangkatkan Jemaah Kloter 1 Embarkasi Medan
PT Pelindo Regional 1 Lepas Jemaah Calon Haji 2026
Kakanwil Kemenhaj Sumut Ingatkan Kegunaan Kartu Nusuk
Jemaah Haji Kloter 1 Medan Mulai Masuk Ahmed
Pesantren Haji dan Umrah, Menuju Kesempurnaan Ibadah Haji