Korban Meninggal Banjir-Longsor Sumatera 631 jiwa
Amir Hamzah Harahap - Selasa, 02 Desember 2025 14:44 WIB
analisamedan.com -Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan jumlah korban meninggal akibat bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera dan Aceh bertambah menjadi 631 orang.
"Sumatera Utara 293 jiwa, Sumatera Barat 165 jiwa dan Aceh 173 jiwa. Jumlah meninggal dunia 631 jiwa," demikian data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025 yang tertulis di situs Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB) pada Selasa (2/12/2025), sebagaimana dilihat Kompas.com pada pukul 11.00 WIB.
Adapun rinciannya, sebanyak 173 orang meninggal dunia, korban hilang 204 jiwa dan korban luka 1.800 orang di Aceh.
Kemudian, korban meninggal sebanyak 165 orang, korban hilang 114 orang, dan 112 orang terluka di Sumbar.
Sementara jumlah korban di Sumut mencapai 293 jiwa, 153 orang hilang, dan 614 orang terluka.
"Jumlah total korban terluka 2.600 orang, 472 jiwa hilang, dan 1 juta orang mengungsi," tertulis data di situs Pusdatin BNPB.
Data Pusdatin BNPB juga mengungkapkan bahwa setidaknya sebanyak 3.500 rumah rusak berat, 2.000 rumah rusak sedang, 3.500 unit rumah rusak ringan.
"Jembatan rusak 277 unit hingga 322 fasilitas pendidikan rusak," jelas data tersebut. Data ini pun masih terus diperbarui oleh BNPB secara berkala.
"Sumatera Utara 293 jiwa, Sumatera Barat 165 jiwa dan Aceh 173 jiwa. Jumlah meninggal dunia 631 jiwa," demikian data Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025 yang tertulis di situs Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB) pada Selasa (2/12/2025), sebagaimana dilihat Kompas.com pada pukul 11.00 WIB.
Adapun rinciannya, sebanyak 173 orang meninggal dunia, korban hilang 204 jiwa dan korban luka 1.800 orang di Aceh.
Kemudian, korban meninggal sebanyak 165 orang, korban hilang 114 orang, dan 112 orang terluka di Sumbar.
Sementara jumlah korban di Sumut mencapai 293 jiwa, 153 orang hilang, dan 614 orang terluka.
"Jumlah total korban terluka 2.600 orang, 472 jiwa hilang, dan 1 juta orang mengungsi," tertulis data di situs Pusdatin BNPB.
Data Pusdatin BNPB juga mengungkapkan bahwa setidaknya sebanyak 3.500 rumah rusak berat, 2.000 rumah rusak sedang, 3.500 unit rumah rusak ringan.
"Jembatan rusak 277 unit hingga 322 fasilitas pendidikan rusak," jelas data tersebut. Data ini pun masih terus diperbarui oleh BNPB secara berkala.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Libur Sekolah Lebih Hemat, Tarif KA Sribilah Fakultatif Turun hingga 30 Persen
PW KAMMI Sumut Desak Presiden Copot Dirut Pertamina dan Menteri ESDM, Tolak Kenaikan Harga Pertamax
PWI Sumut Tebar Kepedulian Iduladha 1447 H, Sembelih 4 Sapi dan 2 Kambing
Farid Wajdi Soroti Blackout Sumatera: Negara Jangan Sibuk Pencitraan, Tapi Perkuat Ketahanan Energi
Angkutan Petikemas di Sumatera Utara Tumbuh Konsisten, Dukung Efisiensi Logistik Nasional
Ribuan Kayu Rimba Diduga Ilegal Diamankan, Yayasan CLS Dukung Langkah Gakkum Kehutanan
Komentar