MBG Sekadar Gimik, Rp223 Triliun Pendidikan Tersedot untuk Makan Gratis

Gustan Pasaribu - Rabu, 24 September 2025 17:59 WIB
MBG Sekadar Gimik, Rp223 Triliun Pendidikan Tersedot untuk Makan Gratis
dokumenanalisamedan.com
Farid Wajdi, Founder Ethics of Care sekaligus Anggota Komisi Yudisial 2015–2020.

Selain itu, perguruan tinggi dan dunia riset dikhawatirkan terkena dampak pengalihan anggaran ini. Farid menilai minimnya dana riset akan semakin menyulitkan Indonesia menghadapi persaingan global, terutama di tengah perkembangan teknologi baru seperti kecerdasan buatan dan energi terbarukan.

Meski begitu, ia mengakui program makan sekolah dapat membawa manfaat, sebagaimana pengalaman India, Amerika Serikat, dan Brasil. Namun, berbeda dengan Indonesia, negara-negara tersebut tidak membebankan seluruh biaya makan gratis pada sektor pendidikan.

"Di Indonesia, angka pendidikan dipoles indah oleh pos MBG, tetapi isinya justru tergerus untuk sesuatu yang belum tentu memperkuat inti persoalan pendidikan," tegas Farid.

Ia menekankan pentingnya pemerintah menata ulang skema pembiayaan MBG agar tidak membebani sektor pendidikan. Menurutnya, program ini seharusnya melibatkan lintas kementerian dan tidak menggerus alokasi untuk infrastruktur sekolah, guru, serta riset.

"Kalau tidak segera ditata ulang, MBG hanya akan menjadi pesta sesaat kenyang sementara, lapar berkepanjangan," pungkas Farid.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru