MBG di Persimpangan Jalan, Kasus Keracunan Guncang Kepercayaan Publik
analisamedan.com– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan setelah sejumlah kasus keracunan massal menimpa ratusan siswa penerima manfaat di berbagai daerah. Insiden tersebut menimbulkan kritik keras terhadap pemerintah yang dinilai gagal memastikan keamanan makanan yang diberikan kepada anak-anak.
Founder Ethics of Care sekaligus mantan Anggota Komisi Yudisial 2015-2020, Farid Wajdi, menilai pemerintah harus mengambil langkah tegas untuk memulihkan kepercayaan publik. Menurutnya, keracunan berulang menunjukkan adanya kegagalan struktural dalam rantai pengadaan, pengolahan, hingga distribusi makanan.
"Apa yang seharusnya menjadi simbol kepedulian justru berubah menjadi sumber trauma. SOP ketat yang disiapkan pemerintah hanya akan menjadi dokumen formalitas jika tidak dipatuhi di lapangan," ujar Farid, Minggu (21/9/2025).
Walikota dan Korwil BGN Tinjau Dapur MBG: Pastikan Proses Dan Distribusi Higienis
488 Pod Getar Disita dari Mahasiswa di Medan Baru, Polisi Dalami Jaringan Antarprovinsi
UMA Ramaikan PRSU 2026, Kenalkan Program Studi, Beasiswa, dan Penerimaan Mahasiswa Baru kepada Masyarakat
Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Peredaran Ganja, Dua Mahasiswa Ditangkap dengan Barang Bukti 260 Gram
Hadapi Digitalisasi, Dr. Jerry Sambuaga Minta Mahasiswa UNPRI Harus Punya Skill yang Kompetitif