Pelaku dan Korban Kajahatan Banyak Gunakan Media Sosial ; Ketua STIK Lemdiklat Polri : Masyarakat Lebih Hati Hati Menggunakan Media Sosial
Bila kaitannya sebagai pelaku katanya, potensi sebagai pelaku kejahatan di dunia maya ini sangat tinggi, Ketika kita sedang emosional terhadang kita akan menggunakan media maya atau media digital menyampaikan hal hal diluar nalar kita dan ini berpotensi untuk menjadi pelaku. Maka hal inilah yang harus tetap diwaspadai.
"Maka kedepan untuk membangun generasi penerus tidak hanya dapat memamfaatkan dunia digital dan maya tapi juga harus memahami prosesnya bahkan harus mulai menyiapkan mereka mampu membuat atau memproduksinya teknologi teknologi digital ini,"katanya
Kemandirian dalam dunia digital ini tambahnya harus kita lakukan Bersama dan tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, maka dengan adanya para penggiat dalam dunia digital ini akan menjadi kekuatan utama untuk menyadarkan Masyarakat dan membangun program program yang lebih baik kedepan.
Sementara itu Direktur Digiclub Gustan Pasaribu S.Sos mengatakan bahwa kegiatan Webinar Cyber Security Awareness dilaksanakan setelah melihat di era digital yang serba terhubung seperti sekarang, perkembangan teknologi telah membawa banyak manfaat dan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada tantangan yang tidak bisa kita abaikan, salah satunya adalah ancaman terhadap keamanan digital. Kasus kebocoran data, penipuan online, hingga kejahatan siber semakin marak terjadi, yang tidak hanya merugikan individu, tetapi juga organisasi, bahkan negara.
300 Hari Kepemimpinan Jean Calvijn, Polrestabes Medan Klaim Kejahatan Jalanan Turun 15 Persen
Polrestabes Medan Ungkap 123 Kasus Kejahatan Jalanan, 145 Tersangka Diamankan dalam 36 Hari
Hanya 15 Hari, Polrestabes Medan Sikat 142 Kasus Kejahatan Jalanan dan Narkoba
Kapolrestabes Medan Rangkul Serikat Buruh Antisipasi Kejahatan Jelang Ramadan
Kasus Begal Meningkat, Medan Masuk Status Darurat Kejahatan Jalanan