PT Agincourt Resources Ambil Sampel Air Limbah di 5 Titik

Amir Hamzah Harahap - Minggu, 15 Februari 2026 18:18 WIB
PT Agincourt Resources Ambil Sampel Air Limbah di 5 Titik
analisamedan.com -Tim terpadu PT Agincourt Resources melakukan pengambilan sampel limbah sisa proses di sekitar bantaran Sungai Batangtoru, Minggu (15/2/2026).

Proses pengambilan sampel limbah atau sisa proses milik perusahaan tambang emas tersebut biasa dilakukan setiap bulannya.

Mereka melakukan pengambilan sampel di lima titik yakni sekitar 500 meter di hulu pipa pembuangan, 30 meter dan 500 meter dari hilir pipa pembuangan. Kemudian, 2000 dan 3000 meter di hilir pipa pembuangan.


Superintendent Environmental Monitoring PT Agincourt Resources, Bayu Ariyanto mengatakan, proses pengambilan sampel kerap dilaksanakan setiap bulannya. Setelah sampel didapatkan, selanjutnya di bawa ke laboratorium di Jakarta.

"Tim sampling tugasnya melakukan pengambilan sampel setiap bulan, dan nantinya bakal di bawa ke Lab untuk diteliti," ungkap Bayu.

Dia juga menyampaikan bahwa hasil tersebut biasanya dirilis oleh pihak laboratorium dan diumumkan serta dilakukan evaluasi.

"Sampel yang tiap bulan dikirimkan, hasilnya akan dibuka, dirilis dan diumumkan. Itu hasilnya yang dirilis oleh Lab kemudian dibacakan serta diumumkan dan evaluasi oleh tim ahli. Tim ahli ini melibatkan akademisi dan profesor," jelasnya saat ditemui di areal pembuangan limbah di bantaran Sungai Batangtoru.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga melakukan diseminasi ataupun menyampaikan pengelolaan air limbah milik perusahaan tambang emas tersebut.

"Kita juga melakukan diseminasi setiap enam bulan, ini cakupannya lebih luas ya. Kami juga memaparkan kualitas air yang dikelola PT AR, dan yang dibuang ke Sungai Batangtoru," ucap Bayu.

Prosesnya, kata dia, dimulai dari Instalasi Pengelolaan Air Limbah atau WPT yang berada di PT Agincourt Resources. Kemudian, disalurkan ke pipa sepanjang 6,6 KM hingga mengalir ke sungai Batangtoru.

"Nah, hari ini tim terpadu ini kita bagi dua tim. Ada yang mengambil sampling di areal WPT dan tim kita juga mengambil sampling di sekitar pipa pembuangan di bantaran sungai Batangtoru," ujarnya.

Sebagai pengawas dalam pengambilan sampel, Herman Siregar meminta agar perusahaan tambang emas segera melakukan perbaikan di sepanjang pipa yang berada di bantaran sungai.

"Akibat bencana ini ya kami juga berharap kepada PT AR untuk memperbaiki pipa maupun pembangunan bronjong. Kemudian, akses jalan menuju lokasi ini juga perlu dibangun," ucapnya.

Sementara itu, Muhammad N Pardede selaku tim terpadu menegaskan, pihaknya aktif melakukan pengambilan serta pengawasan di areal pipa pembuangan milik PT Agincourt Resources.

"Peran kami disini ikut mengamati pengambilan sampel di sekitar lokasi, hingga sampelnya dibawa ke Lab yang berada di Jakarta. Sejauh ini belum ada masalah dengan limbah sisa pembuangan ini," tandasnya.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru