Lifter Impikan Peralatan dan Perlengkapan Baru Jelang PON 2024
Hadi Iswanto - Selasa, 28 November 2023 20:42 WIB
ist
Atlet angkat berat Sumut untuk PON 2024
analisamedan.com -Ada 13 lifter yang dipersiapkan Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Namun peralatan latihan tidak mencukupi dan kurang layak.
Pelatih angkat berat, Nicky Kardova mengatakan saat ini peralatan dan perlengkapan latihan jauh dari kata maksimal.
"Sarana latihan seperti besi stik bar, platform latihan. Kalo seandainya besi banyak, atlet bisa dibagi ke beberapa tempat latihannya. Harapan kita sih bisa dikasih sarana dan prasarana supaya peralatan lebih baik," kata Nicky yang ditemui di Goncalwes Gym, Medan pada Selasa (28/11/2023) pagi.
Bahkan, diakui Nicky saat ini perlengkapan pakaian latihan jauh dari kata layak. Disamping usia pemakaian sudah lebih dari 5 tahun. Pihaknya pun masih menanti komitmen pemerintah yang bakal mengadakan bantuan perlengkapan atlet.
"Kostum atlet kita ini usianya sudah 5 - 8 tahun. Kita sudah ajukan ke dispora, tapi dalam proses katanya. Dengan adanya baju dan pakaian baru bisa menjadi semangat mereka. Untuk tali pinggang aja sudah 3 tahun rusak. Gantian lagi mereka pakainya ini," akui Nicky.
Dari hasil latihan saat ini, Nicky mengapresiasi perkembangan atlet yang signifikan. Bahkan Nicky optimis dengan persaingan saat ini, bukan tidak mungkin 3 emas bisa direbut pada PON.
"Ada beberapa kelas yang persaingan ketat, seperti dari Jawa Barat, Lampung, Kalimantan Timur, dan Riau. Semua kelas memang beda persaingan. Di Lampung itu tradisi juaranya luar biasa. Tapi, kita punya atlet muda yang baru muncul. Mudah - mudahan capai target," yakin Nicky.
Hal yang sama diakui lifter putri Angel yang akan turun di kelas 47 kilogram. Dirinya bersama atlet lain harus secara bergantian untuk bisa mendapat giliran latihan angkatan beban dengan keterbatasan alat dan perlengkapan.
"Untuk program latihan gadak kendala bang, semua berjalan baik. Termasuk suplay suplemen dari KONI sudah baik. Memang, masalah perlengkapan tali pinggang ini yang terbatas sehingga kami harus giliran. Durasi latihan jadinya lama dan keburu badan gak panas lagi," kata Angel.
Secara terpisah, Ketua Pengprov PABERSI Sumut, Hermansyah Hutagalung mengapresiasi Dispora Sumut yang siap membantu peralatan latihan atlet. Apalagi diakui Hermansyah harga peralatan cukup mahal.
"Peralatan baju kami terbatas saat ini. Seperti squat, bench press dan deadlift karena sudah lama dan sudah banyak yang rusak," akui Hermansyah.
Dalam sesi latihan tersebut, turut didampingi tim peninjau dari Dispora Sumut yang diwakili staf bidang peningkatan prestasi olahraga disporasu, Eny Siswati. Meski dengan keterbatasan alat dan perlengkapan latihan tidak menjadi hambatan untuk berprestasi di PON.
"Dengan alat yang minim, saya salut sama kalian tetap serius dan ini bentuk pengorbanan kalian untuk bisa tampil maksimal. Tapi, kami dispora Sumut sudah mencoba anggarkan bantuan untuk semua cabor yang terkendala PON," ucapnya.
Sebagai persiapan menuju PON 2024, total ada 13 atlet angkat berat yang masuk dalam program latihan daerah Pabersi Sumut. Jumlah tersebut, 5 masuk dalam program pelatda PON.
Dalam sepekan, ada 10 sesi latihan yang dibagi pagi dan sore, sedangkan rest pada kamis dan minggu. Latihan selama ini dipusatkan di Gonzalwes Gym dan Sekretariat PABERSI Sumut, di Medan Helvetia.
Total 13 lifter terdiri dari 6 putri dan 7 putra. Atlet putra antara lain Faebolo Dodo Gowasa (66 kg), Wisnu Ambarita (74 kg), Rido Prayetno (83 kg), Satdria Solih (93 kg), Fernando (105 kg), M Irfan (120 kg), dan Teguh Imam (120+ kg).
Kemudian atlet putri, Angel (47 kg), Siti Fadilah (57 kg), Luwi Gita (63 kg), Ida Nerlin (76 kg), Desni (84 kg), dan Maria (84 +kg).
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Hatunggal Siregar Pimpin KONI Sumut
Musorprov KONI Sumut Dibuka PJ Sekda, Target PON 2028 Diungkap
Atlet Sumut Peraih Medali PON dan Peparnas Girang, Terima Bonus Tanpa Dipotong Pajak
Buka Raker KONI, Kadispora Sumut: Sabar, Bonus Peraih Medali PON Cair Februari 2025
Syukuri Pencapaian 4 Besar PON, Pj Gubsu Apresiasi Perjuangan para Atlet
Mampukah Atlet Sumut Atasi Puja dan Tharisa?
Komentar