Kemah Kaldera Toba III Kwarda Sumut Ditutup, Berikut Kontingen Nominasi Terbaik
Hal ini sebagai upaya peran serta Pramuka meningkatkan wawasan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega serta melestarikan Kaldera Toba sebagai salah satu UNESCO Global Geopark yang dianugerahkan pada 2020 lalu.
Selain itu, lanjut Ketua Kwarda Sumut sebagai wahana pengamalan Satya dan Darma Pramuka.
Dikatakan Ketua Kwarda Sumut, Danau Toba saat ini telah menjadi salah satu destinasi Super Prioritas yang telah tersertifikasi tingkat Dunia oleh Unesco Global Geopark (UGG) pada sidang ke 209 Dewan Eksekutif Unisco di Paris, 2 Juli 2020.
Karenanya penetapan UGG memberikan kesempatan dan tanggung jawab bagi Indonesia untuk mendorong Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan berkelanjutan di Kawasan Danau Toba bagi masyarakat lokal.
Peran anggota Pramuka adalah ikut serta mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait Kaldera Toba ini.
"Melalui program Kemah Kaldera Toba ini adalah wujud peran serta Pramuka ikut mensosialisasikan Kaldera Toba sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, ujar Nurdin Lubis.
Dijelaskan, Ide Kemah Kaldera Toba ini disampaikan oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabidasu) Edy Rahmayadi yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara.
Dikatakan Nurdin Lubis, Kemah Kaldera Toba ini juga merupakan upaya mendukung pengembangan potensi dalam diri peserta kegiatan sebagai kader pemimpin dalam masyarakat.
Sehingga Pramuka Penegak dan Pandega siap melanjutkan kepemimpinan khususnya kepemimpinan di Sumatera Utara.
Kolaborasi Kearifan Lokal pada Penerapan Metode DORA dalam Pendidikan Kepramukaan
Jambore Daerah Sumatera Utara 2026, Momentum Menghidupkan Kembali Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Kak Dikky, Usung Visi Kolaborasi dan Kaderisasi Pemimpin Muda
Topan OP Ginting Jabat Ketua Kwardasu 2025-2030, Prioritas Kembalikan Bumper Sibolangi
Kwarda Gerakan Pramuka Sumut Gelar Rakor, 30 Persen Kwarcab Dukung Topan Obaja Ginting