UINSU dan UUM Perkuat Kolaborasi Akademik Global lewat ICOCI 2025 dan Penandatanganan MoU
"Kolaborasi ini mencerminkan visi bersama untuk menghasilkan teknologi yang bermartabat dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Kami optimis kerja sama dalam pengembangan kurikulum AI, riset etis, hingga pengabdian masyarakat akan terus berkembang," ujarnya.
Sejalan dengan itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UINSU, Zulham juga menegaskan bahwa kemitraan ini bersifat strategis dan telah membuahkan hasil nyata. "Kita telah menghasilkan publikasi bersama, dosen tamu lintas negara, dan sedang merintis program double-degree serta pusat riset bersama di bidang AI dan Etika," ungkapnya.
Puncak kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UUM dan empat universitas Indonesia: UINSU, Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Sangga Buana, dan Universitas Syiah Kuala.
Penandatanganan MoU yang berlangsung dalam suasana penuh khidmat disela konferensi ini turut disaksikan oleh anggota DPR RI Komisi VIII, H. M. Husni serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, Impun Siregar, Hadir juga Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja sama, Tohar Bayoangin, Kepala Pusat Layanan Internasional beserta Tim Kerja sama, kelembagaan dan humas UINSU mendampingi Plh Rektor UINSU.
Wakil Rektor UUM, Prof. Dato' Dr. Mohd Foad Sakdan, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun "jambatan ilmu dan jambatan serumpun" antara Malaysia dan Indonesia.
Ia menyebut kerja sama ini akan memperkuat program pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, pengembangan kurikulum, serta proyek-proyek sosial berbasis masyarakat di kawasan ASEAN.
"MoU ini bukan sekadar simbolik. Ini adalah langkah strategis untuk membentuk generasi unggul yang berpijak pada nilai-nilai lokal namun mampu bersaing di tingkat global," katanya.
ICOCI 2025 juga menandai tonggak baru dalam kolaborasi riset antara UINSU dan UUM. Empat makalah hasil kolaborasi dosen dari kedua institusi dipresentasikan dalam forum ini sebagai bagian dari program mentorship terstruktur yang bertujuan meningkatkan kapasitas riset dan publikasi internasional.
Dekan School of Computing UUM, Osman Ghazali menambahkan bahwa inovasi digital harus membawa dampak langsung bagi masyarakat. "Teknologi tidak boleh memisahkan kita, tetapi harus mempersatukan dan memperkuat kemanusiaan," ujarnya.
Kehadiran UINSU sebagai mitra strategis dalam ICOCI 2025 semakin menegaskan komitmen universitas ini untuk terus memperluas jejaring akademik global dan mengakselerasi transformasi digital yang inklusif dan beretika.
Dengan semangat serumpun dan keselarasan visi pendidikan regional, UINSU dan UUM siap melangkah ke tahap baru dalam kerja sama internasional yang berdampak luas bagi masyarakat ASEAN dan dunia.
UINSU Wisuda 1.592 Lulusan, Rektor : Momentum Lahirnya Generasi yang akan Menjaga Masa Depan Bangsa
UIN Sumut Gelar ADFEST 2026, Rektor : Mahasiswa dan Civitas Didorong untuk Terus Berinovasi
UINSU Kembali Cetak Guru Besar, Rektor : Harus Mampu Menjadi “Mercusuar Peradaban”
Luar Biasa, UINSU Medan Masuk 5 Besar PTKIN Terbaik Versi UniRanks 2026
Rektor UINSU : Peringatan Nuzulul Qur’an Momentum Mengingat Kembali Peran Al-Qur’an Dalam Membimbing Kehidupan Manusia